LANGIT7.ID - , Jakarta -
Saturnus merupakan planet paling indah di
tata surya. Keberadaannya cukup mencolok karena ada cincin besar yang mengitarinya.
Setelah jutaan tahun, para ilmuwan tata surya akhirnya mengungkap teori baru tentang asal usul terbentuknya cincin Saturnus. Cincin planet itu diperkirakan berasal dari
satelit kuno yang hilang.
Baca juga: Asyiknya Melihat Benda Langit Menggunakan Teleskop di PlanetariumSebuah studi baru yang dipimpin oleh Jack Wisdom dari Massachusett Institute of Technolgy mengungkapkan, Saturnus memiliki 82 satelit. Namun terdahulu, ada satu satelit yang mengorbit Saturnus beberapa miliar tahun.
Penelitian ini diterbitkan dalam jurnal Science berdasarkan pemodelan komputer yang dilakukan pada 2017 di akhir misi Cassini NASA. Misi tersebut menghabiskan 13 tahun menjelajahi Saturnus dan sekitarnnya.
Melansir dari Big Think, Selasa (20/9/2022) sejatinya, beberapa
planet lain, yakni Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga memiliki cincin serupa tapi lebih redup daripada Saturnus.
Baca juga: Fenomena 18 Tahun Sekali, 5 Planet Sejajar Bisa Dilihat sampai SeninInti batu dan logam yang terkandung dalam satelit mengalami ketidakstabilan dan berayun dekat dengan Saturnus atau disebut Grazing Encounter. Batu dan logam tersebut berkembang hingga tumbuh di dalam cincin.
Saturnus menarik material di sekitarnya hingga akhirnya membentuk cincin planet. Penelitian ini juga mengungkap cincin Saturnus memiliki usia lebih muda dari planet itu sendiri.
Studi ini juga menyoroti kemiringan cincin Saturnus yang mencapai 26,7 derajat. Kemungkinan kemiringan ini disebabkan oleh interaksi gravitasi dengan planet tetangganya, Neptunus.
Baca juga: Fenomena Langit Akhir April, Parade Planet Bak Bintang Terang(est)