LANGIT7.ID - , Jakarta - Fenomena lima
planet sejajar atau disebut dengan konjungsi dapat terlihat dengan mata telanjang pada Jumat (24/62022) pagi, kemarin. Meski begitu, fenomena ini masih dapat dilihat Senin (27/6/2022) di sebagian besar dunia.
Mengutip dari BBC, Sabtu (25/6/2022), Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturunus dapat terlihat bersinar sebelum fajar.
Fenomena ini menjadi kesempatan khusus untuk melihat Merkurius yang biasanya tidak dapat terlihat oleh cahaya terang Matahari.
Terakhir kali fenomena konjungsi ini terjadi di tahun 2004 dan baru akan dapat dilihat pada tahun 2040.
Baca juga: Fenomena Langka Planet Sejajar pada 24 Juni 2022, Ini PenjelasannyaMenurut ilmuwan luar angkasa di Society for Popular Astronomy, Prof Lucie Green, jajaran planet-planet itu seperti untaian mutiara yang tersebar di cakrawala. Fenomena ini merupakan peristiwa khusus karena planet-planet itu muncul sesuai urutan posisi dari
Matahari.
"Itu tidak selalu terjadi pada konjungsi planet karena perspektif kita dari Bumi melihat ke tata surya," kata Prof Green.
Kemarin, Bulan sabit juga terlihat dalam barisan, muncul di antara Venus dan Mars.
Menurut peneliti di Pusat Sains Antariksa LAPAN, Andi Pangerang, sebenarnya tidak hanya lima planet saja, namun juga ada Uranus yang terlibat dalam fenomena tersebut.
"Jadi ada 6 planet yang berjajar, ada Merkurius, Venus, Uranus, Mars, Jupiter, dan Saturnus. Kalau ditambah dengan Bulan pada tanggal 20-27 Juni, itu jadinya konjungsi septet," ungkap Andi seperti dilansir dari laman
LAPAN.
Andi menambahkan, untuk Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus secara kasat mata dapat dilihat tanpa menggunakan alat bantu.
Baca juga: Fenomena Langit Akhir April, Parade Planet Bak Bintang Terang"Namun, untuk mengamati Uranus memerlukan teleskop minimal berukuran lensa 10 cm," lanjut Andi.
"Karena kecerlangan Uranus hanya mencapai +5,9, nah ini kalau kondisi langit yang cukup redup tanpa polusi cahaya sebenarnya dapat kelihatan. Di wilayah perkotaan, batas kecerlangan +4,7 butuh alat bantu teleskop, teleskopnya kecil, berukuran 10 cm," tuturnya.
(est)