Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home global news detail berita

Mendag Ungkap Penyebab Harga Beras Mahal

fajar adhitya Ahad, 25 September 2022 - 20:35 WIB
Mendag Ungkap Penyebab Harga Beras Mahal
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mengungkapkan penyebab harga beras belakangan ini mahal. Dia meminta masyarakat tak perlu panik dengan adanya kenaikan harga beras mengingat pemerintah akan memberi subsidi.

Mendag menjelaskan, harga beras saat ini mulai naik karena harga gabah naik dari Rp4.400 menjadi Rp5.500. Kenaikan ini dipicu tiap daerah di Jawa seperti Jawa Timur, Jawa Tengah dan Banten membuat gabah dan banyak perusahaan yang menyerap gabah tersebut.

“Karena gabahnya naik dr Rp4.400/kg ke Rp5.500/kg, karena, di Jatim bikin, Jateng bikin, Banten bikin, jadi rebutan beli gabah," kata Zulhas dalam acara 'Kinerja 100 Hari Mendag' di Kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Ahad (25/9/2022).

Baca juga: Pedagang Meraup Rezeki dari Muktamar Persis di Bandung

Seharusnya, kata Mendag, rebutan gabah ini bisa lebih ditata. Negara yang membeli dengan harga mahal lalu menjual dengan harga murah.

Ia melanjutkan, selama ini petani tidak hanya memproduksi, tapi juga mencari pembeli hasil produksi tersebut. Padahal menurutnya, petani tidak harus dibebani tugas itu dan fokus pada produksi.

Mendag mengusulkan agar pemerintah melalui BUMN dan Bulog dapat membeli produksi petani, dengan anggaran sebesar Rp100 triliun per tahun. Ia mengaku, presiden sudah menyetujui usulan itu.

Dari sisi stok, Mendag menyebut saat ini cadangan beras pemerintah (CBP) yang ada di gudang milik Perum Bulog mencapai 800 ribu ton. Menurutnya, stok masih akan mampu mencukupi kebutuhan hingga akhir tahun.

Baca juga: Ombudsman Panggil Mentan Terkait Tertahannya 1,4 Juta Kg Impor Holtikultura

Adapun mengenai subsidi, pemerintah akan merancang subsidi terhadap selisih harga jualnya. Misalnya harga beras dari Bulog bisa dibantu subsidi.

“Jadi tidak perlu khawatir sebetulnya karena dibiayai pemerintah. Masyarakat tidak akan membayar lebih mahal. Beras, harga selisihnya akan dibayar pemerintah. Insya Allah aman," katanya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)