LANGIT7.ID, Jakarta - Ada 3 fase
pola asuh yang dapat diterapkan dalam
parenting muslim atau mendidik anak. Fase ini bergantung pada tingkatan usia anak, sehingga harus disesuaikan.
Mendidik anak berdasarkan fase usia juga berbeda-beda. Mulai dari menerapkan kasih sayang, memberi perintah, hingga mengajak mereka berdiskusi layaknya seorang partner.
Untuk itu, orangtua agar bisa menyesuaikan fase pola asuh ini di rumah. Berdasarkan kajian
Ustadz Adi Hidayat dikanal YouTubenya, berikut 3 fase mendidik anak:
Baca Juga: Tips Mendidik Anak dengan Hikmah Surat Luqman ayat 12-191. Usia DiniAnak di usia dini masih memerlukan kasih sayang dari orang tuanya. Kasih sayang orang tua inilah yang nantinya akan berbuah manis, yaitu rasa sayang anak kepada orang tua yang juga akan bertumbuh seiring pertambahan usianya.
2. BalighDi fase anak berusia baligh ataupun jelang balighnya, maka level sayang harus sedikit dikurangi. Kemudian sisipkan beberapa perintah kepada anak.
Hal ini dikarenakan anak usia baligh sudah bisa memahami beberapa perintah yang diberikan kepadanya. Sehingga menjadi waktu yang tepat bagi orang tua untuk mulai memberikan beberapa arahan dan perintah, seperti tidak melanggar aturan Allah SWT.
3. SetaraDi fase ini, bisa dikatakan bahwa anak sudah memiliki kematangan dalam nalarnya. Level setara ini biasanya ketika anak memasuki usia 14-15 tahun.
Saat di fase ini pula, tingkat kasih sayang dan perintah bisa dikurangi. Namun, jadikanlah mereka sebagai rekan untuk berdiskusi.
"Maka Ismail ketika nalarnya sudah matang diajak berdiskusi oleh Nabi Ibrahim as tentang mimpinya menyembelih anaknya. Di sini beliau tidak mengatakan perintah walaupun bisa untuk melakukannya," kata UAH.
Menurutnya, hal ini adalah bentuk pengakuan kepada anak. Bila tidak dilakukan, dikhawatirkan anak akan mencari pengakuan di lingkungan yang salah.
(bal)