LANGIT7.ID, Jakarta - Waktu Subuh menjadi salah satu waktu favorit bagi ummat Islam bersedekah. Fakta ini tercatat dalam salah satu platform urun dana publik di Indonesia.
Sekretaris Lembaga Dakwah Khusus Pimpinan Pusat Muhammadiyah Faozan Amar mengatakan, berdasar data World Giving Index terbaru, Indonesia menempati peringkat pertama negara paling dermawan. Potensi ini dapat dikelola dengan baik untuk memajukan pembangunan manusia Indonesia.
Kegiatan kedermawanan menurut Faozan dapat dilihat dari ramainya tren donasi oleh para influencer baik secara mandiri ataupun melalui platform digital serta lembaga kemanusiaan. Salah satu platform donasi digital bahkan menurut Faozan mengalami peningkatan penghimpunan dana secara drastis di masa pandemi.
BACA JUGA: Ini Kekuatan Sedekah Kaitannya dengan BisnisTahun 2019 dana yang terhimpun lewat kitabisadotcom sekitar Rp300 miliar. Di tahun 2020 ketika awal terjadinya wabah Covid-19, dana yang terhimpun mengalami kenaikan yang sangat signifikan mencapai lebih dari Rp700 miliar
“Menariknya, waktu berdonasi paling tinggi terjadi pada jam 4.30 sampai 6.30 pagi yang dikenal dengan sedekah subuh,” kata Faozan saat Diskusi Publik bertema Pesan Keagamaan dan Gotong Royong Saat Pandemi yang digelar Majelis Tabligh PP Muhammadiyah dan Kemenko PMK.
Penyaluran donasi dalam waktu tersebut terjadi setiap hari tanpa melihat kalender awal atau akhir bulan. Mayoritas donatur adalah anonim dan tidak mencantumkan nama yang sebenarnya atau anonym dan menolak untuk dipublikasikan.
Tujuan donasi pun beragam dari masalah kemanusiaan dalam negeri hingga masalah kemanusiaan di luar negeri.
“Ini menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat Indonesia tidak hanya persoalan kemanusiaan dalam negeri tetapi juga persoalan kemanusiaan yang terjadi di luar negeri. Hal ini sesuai dengan falsafah gotong royong yang telah menjadi budaya bangsa dan dilestarikan secara turun temurun,” katanya.
(bal)