LANGIT7.ID, Jakarta - Tokoh Muda Papua, Steve Mara, turut buka suara terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat
Gubernur Papua Lukas Enembe. Steve mendukung penuh upaya yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merupakan tindakan yang benar selaku penegak hukum.
"Masyarakat Papua tidak boleh terprovokasi oleh isu kriminalisasi karena kasus ini murni hukum yang disertai bukti dari KPK maupun PPATK," ujar Steve dalam keterangannya, Sabtu (1/10/2022).
Steve yang juga Ketua Bidang Pertahanan DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) itu, menjelaskan bahwa sejak 2001-2022 pemerintah pusat sudah cukup banyak memberikan anggaran untuk membangun Papua menjadi lebih baik.
Baca juga: Demokrat Nonaktifkan Lukas Enembe sebagai Ketua Partai"Namun dalam kenyataannya, hari ini kita lihat bahwa Papua berada di level paling bawah dengan angka kemiskinan yang tingginya serta banyak yang kurang sejahtera," ujar Steve.
Dengan ditetapkan
Lukas Enembe sebagai tersangka, menurutnya adalah langkah tepat yang dapat membuka celah untuk mengaudit dana Otsus sehingga lebih transparan.
"Masyarakat tidak sejahtera karena kesalahan para pejabat Papua sendiri," ungkap lulusan Master UNHAN.
Pihaknya berharap KPK bekerja secara profesional dan transparan kepada publik sehingga masyarakat Papua mengerti alasan bahwa selama ini tidak sejahtera.
Baca juga: Johan Budi Usul Penggunaan UU TPPU untuk Mengungkap Kasus Judi"Kuasa hukum Lukas Enembe harus bekerja secara profesional dan tidak melakukan politisasi. Tidak perlu membawa nama lain dalam kasus ini karena kasus ini termasuk kasus hukum yaitu gratifikasi," ucap pemuda berusia 27 tahun tersebut.
Pihaknya juga yakin semua yang terlibat akan terungkap dan harus di proses hukum. Namun, dia mengingatkan agar kasus yang menjerat Lukas Enembe tak serta merta mendiskreditkan warga Papua.
"Masyarakat Indonesia tidak boleh menggeneralisasikan kasus Lukas Enembe kepada seluruh orang Papua. Karena masyarakat Papua mempunyai integritas dan mempunyai peran untuk membangun Papua," tutur Steve.
(sof)