LANGIT7.ID, Jakarta - Video
tentara Amerika tak kuat menahan paparan gas air mata viral di media sosial. Pasukan asing ini tampak menangis dan merasakan nyeri di kulit wajah.
Dalam video yang diunggah channel YouTube
Business Insider berjudul 'Why Army Recruits Train Inside A Tear Gas Chamber In Boot Camp' memperlihatkan bagaimana efek
gas air mata ketika dirasakan oleh manusia.
Video tersebut memperlihatkan latihan tentara Amerika atau US Army ketika harus menahan paparan gas air mata dengan dan tanpa masker khusus.
Ketika diminta melepaskan masker, para tentara ini terlihat sangat menderita. Ada yang merasakan mual, batuk-batuk, menangis, nyeri pada wajah, bahkan sampai meneteskan air liur.
Baca Juga: Mengenal Gas Air Mata yang Dipakai saat Kerusuhan KanjuruhanEfek gas air mata bisa berbahaya bila terpapar oleh tubuh. Bahkan tidak hanya berbahaya bagi mata, tapi juga organ tubuh lainnya.
Dokter Spesialis Telinga, Hidung, Tenggorokan, dan Kepala Leher (THT-KL) Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, dr Anton Sony Wibowo mengungkapkan, gas air mata akan menimbulkan reaksi dengan organ atau bagian tubuh yang terpapar, terlebih jika sampai masuk terhirup ke saluran pernapasan.
"Gas air mata ini berbahaya bagi mata, saluran nafas (hidung, mulut, tenggorokan, dan paru-paru), serta kulit," katanya seperti dilansir UGM, dikutip Selasa (4/10/2022).
Berikut penjelasan Anton akan bahaya gas air mata yang dimaksudkan.
1. MataBila terkena mata, gas ini akan menyebabkan iritasi. Kondisi itu dapat menyebabkan mata perih, berair, dan membuat pandangan menjadi kabur.
2. Kulit Anton menambahkan, gas air mata yang mengenai kulit juga dapat menimbulkan reaksi serupa, yaitu menyebabkan iritasi pada kulit.
3. PernapasanSementara gas air mata yang terhirup masuk ke saluran pernapasan akan sangat membahayakan tubuh. Sebab, gas tersebut dapat mengiritasi selaput mukosa saluran napas.
"Dampaknya akan menyebabkan sesak atau kesulitan bernapas, dan pada kondisi tertentu dapat berakibat fatal," katanya.
Untuk itu, dia mengingatkan agar massa menjauh dari tembakan gas air mata. Hal itu dimaksudkan agar dapat mengurangi dosis paparannya.
"Selanjutnya, bersihkan sisa gas yang masih menempel ditubuh. Upayakan mengganti pakaian yang telah terkontaminasi gas air mata. Lalu, segera meminta bantuan medis untuk penanganan lebih lanjut," katanya.
(bal)