LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawan tengah menjadi sorotan menyusul tragedi Kanjuruhan Kabupaten Malang yang menewaskan 131 orang.
Netizen meminta Mochammad Iriawan mundur dari posisinya saat ini, karena dinilai bertangggung jawab atas tragedi tersebut.
Meski demikian, Mochammad Iriawan bergeming. Pensiunan Polri itu mengisyaratkan tetap akan meneruskan jabatan yang diembannya itu sampai akhir masa jabatan.
Baca juga: Momen Saat Suporter Dukung Klub Favorit dengan ShalawatNetizen pun kemudian mengaitkan Kaesang Pangarep sebagai
Ketua Umum PSSI berikutnya. Kemudian, CEO Persebaya Azrul Ananda sebagai Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), sebagai operator kompetisi. Kedua sosok muda tersebut diharapkan bisa mengelola sepak bola di Indonesia.
Namun demikian, Kaesang menyarankan kepada netizen untuk tidak membahas suksesi kepengurusan PSSI. Saat ini adalah bukan waktu yang tepat untuk membahas siapa ketua umum PSSI.
“Jangan mikir itu dulu. Usut tuntas tragedi di Kanjuruhan,” tulis Kaesang di Twitter pribadinya.
Tragedi Kanjuruhan diketahui merupakan tragedi sepak bola terburuk kedua di dunia setelah Peru, yang terjadi pada 5 Mei 1964. Di mana korban yang tewas dalam insiden kericuhan tersebut menelan lebih dari 300 korban.
Baca juga: PSSI Jawa Timur Hentikan Sementara Seluruh KompetisiKericuhan tersebut saat ini masih diinvestigasi dari Polri. Selain itu, PSSI juga menerjunkan tim untuk melakukan unsur kelalaian dari panitia pelaksana.
Hasilnya, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris dilarang beraktivitas di sepak bola seumur hidup, begiu juga Suko Sutrisno,
security official, juga mendapat hukuman sama.
(sof)