LANGIT7.ID, Jakarta - Kehadiran
para suporter merupakan unsur penting dalam pertandingan sepakbola. Mereka menjadi pemain ke-12 yang turut berkontribusi pada kemenangan tim.
Dalam mendukung tim kebanggaan, para suporter memiliki cara tersendiri. Daya kreativitas para suporter ketika memberi semangat biasanya disokong para ultras, yakni para pendukung militan.
Mereka lah yang menghadirkan beragam kreasi pernak-pernik, atribut, spanduk, bendera, hingga yel-yel di tribun.
Kehadiran kelompok ultras senantiasa memberikan atmosfer pertandingan yang begitu mempesona dengan menyajikan koreografi dan tetabuhan.
Baca Juga: Ribuan Suporter Sepak Bola Sepakat Damai dan Bangun PersatuanUltras biasanya memiliki chant tersendiri yang membedakan dengan pendukung klub lainnya. Chant adalah nyanyian yang dibuat oleh para suporter untuk menyemangati tim jagoan mereka ketika bertanding.
Selain chant khas yang mereka ciptakan, para ultras dan simpatisan juga melantunkan shalawat suntuk menyemangati tim dalam sejumlah pertandingan sepak bola di tanah air. Berikut ulasan dari
Langit7:
1. Shalawat Kunci Kemenangan PSIS Momen para ultras (Snex) dan simpatisan PSIS (Panser Biru) bershalawat terjadi pada laga perempat final Piala Presiden 2022, saat PSIS Semarang menghadapi Bhayangkara FC, Ahad (3/7/2022). Pada pertandingan tersebut, skor full time berakhir seri 1-1.
Laga kemudian berlanjut dengan adu penalti. Dalam momen tersebut para suporter pun mengumandangkan shalawat di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah. Alhasil, Aldhila Ray Redondo yang menjaga gawang PSIS dapat menghalau bola dan menjadi pahlawan dengan kemenangan 9-8.
2. Shalawat Para Bomber Shlawat berkumandang saat pertandingan Persib Bandung melawan Persela Lamongan dalam Liga 1 2020 di Stadion Si Jalak Harupat, Ahad (1/3/2020).
Para Bobotoh Maung Bandung Bersatu (Bomber) yang bermain dari tribun dengan kompak menyenandungkan shalawat Ya Nabi Salam Alaika.
Pada pertandingan tersebut, Persib sukses menyegel kemenangan 3-0 atas Persela. Tiga gol kemenangan Pangeran Biru disumbangkan Geoffrey Castillion pada menit 38 dan Wander Luiz menit 54 dan 70.
3. Salamullah Bonek Green Nord Selain terkenal akan militansinya, Bonek juga masyhur dengan chant dan koreogrfinya. Kekompakan para pendukung ber-bondo nekat dan kreatif ini tidak perlu diragukan, gemuruhnya sering membuat ultras lain membisu.
Sebagaimana yang terkenang dalam laga pamungkas Gojek Liga 1 2018 saat Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang, Sabtu (8/12/2018).
Para ultras dan simpatisan mengawali pembukaan chant dengan bershalawat kepada Kanjeng Nabi Muhammad: Shalatullah..salamullah..ala toha Rasulillah.
Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya riuh dengan lantunan shalawat yang serempak. Berkah shalawat sebelum Kick Off, Persebaya memenangi pertandingan dengan skor 1-0.
4. K-Conk Mania Beristighfar Madura United menaklukan Dewa United pada laga pekan ke-5 Liga 1 2022-2023 dengan skor 1-0. Laskar Sape Kerrab -julukan Madura United- sukses meraih kemenangan berkat gol Lulinha (45+2).
Permainan Ciamik Madura United tak lepas dari dukungan para K-Conk Mania yang tak henti-hentinya memberi dukungan moral dan spiritual.
Para pendukung melantunkan Chant Madureh yang disambung shalawat Astaghfirullah Robbal baroya Astaghfirullah minal Khothoya dengan meriah sepanjang laga dari tribun Red Squad di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (19/8/2022).
5. Shalwat Antar Garuda Muda Jadi Juara Shalawat kepada Rasulullah mengantarkan kemenangan skuad Garuda Muda yang berhasil menjadi Juara AFF U-16 Championship 2018.
Gelar didapatkan usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti dalam pertandingan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Sabtu (11/8/2018),
Skor full time yang berakhir seri 1-1 membawa kedua tim pada babak adu penalti yang sampai saat ini masih dikenang euforianya. Hal menarik dalam momen tersebut adalah kumandang shalawat Ya Nabi Salam Alaika dari para pendukung timnas.
(bal)