LANGIT7, Surabaya - Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola seluruh Indonesia Jawa Timur (Asprov PSSI Jatim) menghentikan sementara kompetisi sepak bola di wilayahnya. Hal tersebut disampaikan langsung Sekretaris Asprov PSSI Jatim Dyan Puspito Rini.
Menurutnya, keputusan tersebut diambil sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, yakni tentang penghentian aktivitas kompetisi Liga 1, 2 dan 3 sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Selain itu, kata dia, keputusan tersebut sekaligus menghormati upaya investigasi yang sedang dilakukan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) terkait Tragedi Kanjuruhan.
Baca Juga: Emil Dardak: Korban Jiwa Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 131 Orang"Kami menghentikan sementara aktivitas kompetisi Liga 3 PSSI Jawa Timur dan turunannya, termasuk Piala Soeratin yang saat ini sedang berputar di Asosiasi Kabupaten/Kota di Jatim," kata Rini, melalui keterangan tertulis di Surabaya, Rabu (5/10/2022) malam WIB.
Rini meminta semua Asosiasi Kabupaten/Kota untuk menjalankan instruksi tersebut tanpa terkecuali. Dia berharap proses investigasi selesai secepatnya dan masalah terkait Tragedi Kanjuruhan bisa segera tuntas dan menghasilkan yang terbaik untuk sepak bola Nasional.
"Penghentian sementara ini termasuk turnamen kelompok umur. Untuk Piala Soeratin saya minta dihentikan selama satu minggu. Setelah itu bisa digelar kembali tapi tentu setelah ada koordinasi dengan pihak keamanan," ujarnya.
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Damaikan Pasopati, BCS dan Brajamusti"Seperti yang kami sampaikan sejak awal, kami sangat mendukung upaya investigasi yang dilakukan pemerintah demi kemajuan sepak bola Indonesia ke depan," ucapnya.
Menurut jadwal, Asprov PSSI Jatim hari ini menggelar manager meeting untuk kompetisi Liga 3. Namun, atas perintah Ketua Asprov PSSI Jatim Ahmad Riyadh, manager meeting ditunda sehingga otomatis Liga 3 Jatim juga tidak bergulir sampai waktu yang tidak bisa ditentukan.
"Meskipun Liga 3 ditunda sampai batas waktu yang tidak ditentukan, secara umum kami sudah siap menggelar bila pemerintah sudah mengizinkan kompetisi bergulir lagi," tuturnya.
Baca Juga:
Tragedi Kanjuruhan Momentum Reformasi Polri Putus Belenggu Kekerasan
Aremania Gelar Doa Bersama di Stadion Kanjuruhan
Khawatirkan Nasib Pemain Sepak Bola, Okto Maniani Harap Liga Tak Dihentikan(asf)