LANGIT7.ID, Jakarta - Indonesia masih berpeluang menjadi tuan rumah
Piala Dunia U-20 2023. Sebab pemerintah melakukan negosiasi dengan FIFA terkait perhelatan akbar tersebut.
Pengamat sekaligus komentator bola, Gita Suwondo mengatakan, kesempatan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 masih terbuka karena respons cepat pemerintah.
"Berdampak kalau Pak Jokowi belum menghadap ke FIFA," kata Gita saat dikonfirmasi
Langit7, Jumat (7/8/2022).
Baca Juga: Tindak Lanjut Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Telepon Presiden FIFADia mengatakan, salah satu langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengutus perwakilannya Menteri BUMN Erick Thohir ke FIFA mungkin untuk negosiasi penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023.
"Salah satu yang tidak diumumkan ke masyarakat, mungkin nego penyelenggaraan," ujar dia.
Menurut dia, perhelatan akbar internasional harus mendapat garansi dari pemerintah setempat mengenai keamanannya. Inilah yang menjadi daya tawar Pemerintah Indonesia.
"Jadi akan ada garansi dari Pemerintah bahwa ini (Piala Dunia) akan berjalan dengan aman. Karena U-17 di Pekansari juga tidak terkena imbas, kan," ujarnya.
Baca Juga: FIFA Akhirnya Angkat Bicara Respons Tragedi KanjuruhanArtinya AFC juga mengizinkan bahwa pertandingan yang sudah dimulai tetap berjalan, meskipun tanpa kehadiran penonton dan suporter di stadion.
"Karena mereka melihat kejadiannya ini ada di satu titik, tidak di tempat lain. Walau tanpa mengurangi rasa duka cita dan respect, memang perlu perbaikan dari semua sisi," katanya.
Terkait dengan sanksi yang dijatuhi FIFA, kata dia, hanya ketakutan beberapa orang saja. Sebab federasi sepakbola tersebut tidak pernah mencampuri urusan domestik sekali pun.
(bal)