LANGIT7.ID, Jakarta - - Tak heran bila Indonesia memiliki sederet masjid-masjid tua bersejarah berusia sampai ratusan tahun. Sebab Indonesia sendiri merupakan negara dengan populasi umat muslim terbanyak di dunia. Tentu ada banyak jejak peninggalan sejarah zaman dulu masuknya Islam ke Nusantara.
Berikut tiga masjid tertua di Indonesia dengan usia lebih dari 400 tahun:
1. Masjid Tuo Kayu JaoMasjid Tuo Kayu Jao merupakan salah satu yang tertua di Indonesia. Diperkirakan usianya mencapai sekotar 423 tahun. Berdasarkan sejumlah catatan, masjid ini dibangun pada 1599.
Arsitektur Masjid Tuo Kayu Jao secara keseluruhan dipengaruhi corak Minangkabau. Masjid ini memiliki tatanan atap sebanyak tiga tingkat yang terbuat dari ijuk dengan ketebalan sekitar 15 cm.
Baca Juga: Dibangun Tahun 1400-an, Masjid Larabanga Jadi Situs Tertua di Afrika BaratMasjid berusia empat abad lebih ini berada di Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Masjid ini masuk dalam salah satu cagar budaya di Sumatera Barat.
2. Masjid Menara KudusMasjid Menara Kudus dibangun oleh Sunan Kudus sejak tahun 1549 Masehi (956 Hijriah). Beralamat di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Ada keunikan dari masjid ini karena memiliki menara yang serupa bangunan candi serta pola arsitektur yang memadukan konsep budaya Islam dengan budaya Hindu-Buddhis sehingga menunjukkan terjadinya proses akulturasi dalam pengislaman Jawa.
3. Masjid Agung DemakPasti kebanyakan dari kita sudah tidak asing lagi dengan nama masjid yang satu ini. Masjid bersejarah ini diperkirakan didirikan oleh Raden Patah, raja pertama Kesultanan Demak pada 1474 di Kabupaten Demak Jawa Tengah. Masjid ini dipercaya menjadi tempat berkumpulnya para ulama (wali) yang menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa alias Wali Songo.
Masjid ini didirikan oleh Raden Patah supaya semua orang yang ada di Jawa bisa memegang agama islam. Raden Patah merupakan seorang adipati dan anak dari seorang putri china yang konon diberikan oleh sultan Cina kepada Raja Majapahit Brawijaya V sebagai lambang perdamaian kedua negara tersebut.
Baca Juga: Kenapa Muslim Harus Makan dan Minum Halal? Ini Penjelasannya(zhd)