LANGIT7.ID - , Jakarta - Kebanyakan
orang tua di Indonesia masih menerapkan kebiasaan anak dengan membawanya
jalan-jalan atau menggendong. Alasannya agar anak tidak berlarian saat makan.
Namun, bolehkah menggunakan cara demikian?
Dokter Spesialis Anak, dr Frecillia Regina menegaskan menyuapi makan sambil menggendong tidak boleh dilakukan, terlebih pada anak usia 2 tahun. Pasalnya, kebutuhan menggendong di usia itu akan lebih jarang, karena mereka sudah banyak
mengeksplorasi diri seperti berlari, lihat kanan kiri dan lainnya.
Baca juga: Tak Banyak Diketahui, Begini Adab Makan dalam Ajaran Islam"Nah kalau anak 2 tahun digendong, terus dia sudah ingin keluar berarti sebenarnya itu lebih ke arah paksa ya biar anaknya mau makan dan tidak pergi kemana-mana. Cara ini sebenarnya tidak boleh," ujar dr Frecillia dalam webinar bertajuk Menggendong M-Shape Amankah? Tepat Menggendong Bayi Sesuai Usia, Kamis (20/10/2022) kemarin.
Dia pun menekankan untuk mengubah
kebiasaan menggendong pada anak usia 2 tahun dengan makan bersama dengan orang tua.
"Bersebelahan di kursi boleh atau mau di lesehan juga boleh, asal sama-sama. Biarkan dia makan sendiri, karena kalau dia makan sendiri biasanya dia akan lebih fokus," katanya.
Menurut dr Frecillia, orang tua harus memberi contoh yang baik pada anak, bahwa ketika makan harus duduk. Untuk duduknya, boleh di kursi atau apa pun. Terpenting anak menikmati proses dan fokus saat makan sendiri.
Baca juga: Adab Makan-Minum Sesuai Anjuran Rasulullah, Dilarang Pakai Tangan Kiri"Kalau makan sendiri, makanannya pasti ke mana-mana, tetapi itu proses belajar. Karena kalau disuapin terus pasti dia akan menengok-nengok kiri kanan, tetapi kalau dia makan sendiri, biasanya dia lebih anteng," pungkas dr Frecillia.
(est)