LANGIT7.ID, Jakarta - Dokter memiliki peran vital saat pandemi Covid-19 melanda sejak awal tahun 2020 lalu. Bahkan hingga saat ini, virus Covid-19 belum 100 persen hilang dari Tanah Air.
Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) menyampaikan hal tersebut berbarengan dengan Hari Dokter Nasional 2022 yang jatuh Senin (24/10/2022) kemarin.
"Kita tahu dokter itu ujung tombak kesehatan bangsa. Tanpa mereka, sakit kita tentu sulit diobati, pandemi kemarin contohnya, betapa kita semua bergantung pada dokter," kata Muhaimin dalam keterangannya di Jakarta.
Lanjutnya, dokter sudah semestinya mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah, karena peran mereka begitu penting bagi tumbuh-kembang kemajuan bangsa. Sebagai legislator, dia berkomitmen untuk totalitas memperjuangkan hak dan kewajiban para dokter di Indonesia sehingga dapat menciptakan pelayanan berkualitas kepada masyarakat.
"Saya di DPR tentu tidak akan berdiam diri memperjuangkan hak-hak para dokter. Beberapa hari yang lalu saya bertemu pengurus IDI (Ikatan Dokter Indonesia), di depan mereka saya tegaskan all out memperjuangkan apa yang mereka perlukan, tentu demi kesehatan bangsa," tuturnya.
Baca Juga: Menkes Sebut Tingkat Kematian Kasus Ginjal Akut Cukup TinggiDia turut mengingatkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memerhatikan persebaran dokter di wilayah Indonesia. Hal ini perlu diperhatikan supaya masyarakat di seluruh Indonesia mendapatkan akses kesehatan secara cepat dan tepat, mengingat adanya kesenjangan pendistribusian tenaga kedokteran di kota, desa, dan wilayah 'perifer'.
"Sebaran dokter jangan di kota-kota saja, justru masyarakat di pedesaan, apalagi di pinggiran dan perbatasan negara itu yang banyak butuh tenaga dokter. Jadi tolong Kemenkes perhatikan sebaran para dokter, jangan numpuk di satu daerah saja," kata Muhaimin.
Gus Muhaimin pun mendorong para dokter dan calon dokter untuk meningkatkan pengetahuan di bidangnya agar menjadi seorang tenaga medis yang kompeten bagi masyarakat seluruh Tanah Air.
Tak hanya itu, dia juga mengimbau agar para dokter juga turut menggagas ide-ide baru yang bersinergi dengan pemerintah guna menciptakan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.
"Dokter Indonesia harus tanggap, harus peka terhadap berbagai masalah isu kesehatan yang ada di masyarakat, yang terbaru ini ada kasus gagal ginjal akut pada anak. Nah, saya kira dokter perlu turun tangan dan beri masyarakat edukasi yang baik," ujarnya.
(zhd)