LANGIT7.ID, Jakarta - Sejumlah klub sepak bola Liga 1 telah mengambil sikap kepada PSSI menyikapi perkembangan kasus Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang.
Sejumlah klub mendorong
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, untuk pembenahan sepak bola nasional secara menyeluruh.
Persis Solo dan Persebaya mendorong diadakannya KLB PSSI. Manajemen kedua klub telah melakukan pertemuan, di antaranya pemegang saham Persebaya Azrul Ananda dan Dirut Persis Solo, Kaesang Pangarep. Pertemuan juga dihadiri Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, Senin (24/10/2022).
Baca juga: Resmi, Persis Solo Layangkan Surat ke PSSI untuk Segera Digelar KLBDalam pertemuan itu semua pihak sharing tentang perkembangan terakhir sepak bola nasional, termasuk dampak kemasyarakatannya. Untuk kebaikan sepak bola nasional, Persebaya dan Persis sepakat akan mengajukan dua surat.
Persis Solo dan Persebaya Surabaya mendesak KLB PSSI. Tragedi Gelora Bandung Lautan Api Juni lalu, disusul tragedi Kanjuruhan 1 Oktober lalu, begitu memukul kita semua.
Kedua adalah mengajukan segera diselenggarakannya RUPS LB PT Liga Indonesia Baru, untuk membahas kepastian liga.
"Kami merasa diselenggarakannya RUPS LB PT LIB adalah justru yang paling urgent saat ini. Karena klub-klub semua harus mau duduk bersama membahas kepastian liga. Semoga klub-klub lain bisa melakukan hal yang sama supaya RUPS LB bisa terselenggara segera," kata Azrul Ananda.
Madura United berharap, PSSI segera melaksanakan rekomendasi TGIPF, yakni Ketua Umum PSSI dan seluruh jajaran Komite Eksekutif mengundurkan diri. Dengan demikian diharapkan KLB dapat berlangsung kondusif.
“Namun, Jika PSSI tidak ada keinginan melaksanakan rekomendasi TGIPF, maka kami akan segera mengirim surat resmi untuk melaksanakan KLB,” dikutip pernyataan resmi Madura United, Selasa (25/10/2022).
Madura United menyatakan bahwa ketidakjelasan kompetisi membuat pemain dan sponsor khawatir. Pemain, Pelatih, Sponsor telah melangsungkan pertemuan selama lima mendiskusikan sejumlah skenario agar mereka memiliki kepastian hukum, atas kepastian Hak dan Kewajiban.
Baca juga: Tanggapi Wacana KLB PSSI, CEO PSIS Hormati Sikap Klub LainSementara sikap Persija Jakarta terlalu normatif dengan menyatakan mendukung penuh proses transformasi sepak bola yang saat ini sedang dilakukan. Namun, Persija Jakarta menyatakan tetap berdiri di atas rasa kemanusiaan.
“Sepak bola Indonesia harus berbenah. Oleh karena itu, kami mendukung penuh proses transformasi sepak bola yang saat ini sedang dilakukan. Agar sepak bola kita menjadi lebih baik, dan dapat kembali digulirkan,” kata Presiden Klub Persija, Mohamad Prapanca.
Persib Bandung belum mengambil sikap jelas terhadap KLB PSSI. Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahjono mengungkapkan, pihaknya masih fokus pada kelanjutan Liga 1 2022/2023.
"Publikasi berkaitan dengan hal ini bukan menjadi fokus utama kami," ujar Teddy di Graha Persib, Selasa (25/10/2022).
(sof)