LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen)
Partai Demokrat, Irwan Fecho, merespons tren peningkatan elektabilitas partainya berdasarkan hasil survei Litbang Kompas terbaru. Irwan menilai hasil survei tersebut memperlihatkan konsistensi kenaikan elektabilitas Partai Demokrat sepanjang tahun ini.
"Bahkan, Partai Demokrat naik 2 kali lipat dari
survei Litbang Kompas pada Januari 2022 sekitar 7,7 persen. Lebih menarik lagi adalah data yang memperlihatkan tingkat loyalitas pemilih Partai Demokrat mencapai 86,4 persen," kata Irwan dalam keterangannya, Kamis (27/10/2022).
Baca Juga: Elektabilitas Demokrat Meningkat, AHY Ingatkan Kader Tak JemawaMelihat hasil survei tersebut, Irwan meyakini Demokrat berpotensi memenangkan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Terlebih, peningkatan ini menempatkan Demokrat di tiga besar teratas berdasarkan hasil survei.
"Ini mengindikasikan Partai Demokrat adalah parpol dengan tren elektabilitas yang terus menanjak, masuk tiga besar, dipilih oleh semua kelompok, dan voters loyalty yang tinggi. Bisa dikatakan Partai Demokrat berpotensi keluar sebagai pemenang di
Pemilu 2024," ujar Irwan.
Lebih lanjut, Irwan mengungkapkan ada beberapa hal yang membuat elektabilitas Demokrat meningkat. Salah satunya faktor Ketua Umum Partai Demokrat
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"AHY belum secara resmi menjadi capres atau cawapres, tetapi tren kenaikan elektabiltas Partai Demokrat sejalan dengan tren elektabilitas dari AHY. Ini bukti AHY menjadi capres atau cawapres pilihan rakyat," ucap Irwan.
Baca Juga: Muzani: Prabowo Sosok Paling Tepat Lanjutkan Estafet KepemimpinanSebelumnya, survei Litbang Kompas terbaru menunjukkan elektabilitas Partai Demokrat naik dari 11,6 persen pada bulan Juni menjadi 14 persen di bulan Oktober dan bercokol di posisi tiga teratas. Di urutan pertama, PDIP masih memimpin dengan 21,1 persen.
Di urutan kedua, ada Partai Gerindra dengan 16,2 persen. Sementara Partai Golkar berada di urutan keempat dengan 7,9 persen.
Survei ini dilakukan dengan mewawancarai 1.200 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi. Adapun survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan
margin of error penelitian 2,8 persen.
Baca Juga:
Upaya Capai Target di 2024, Mardiono Minta Kader PPP Sosialisasikan Hak Pilih
Lolos Verifikasi Administrasi KPU, Golkar Targetkan Raih 20 Persen Suara(asf)