LANGIT7.ID, Jakarta - Islam mengajarkan kepada seluruh umat muslim hal-hal baik meski perkara kecil. Salah satunya yakni dengan berdoa ketika hendak memasuki tempat buang hajat.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam kitab al-Wudu nomor 142 dan Imam Muslim dalam kitab al-Haid nomor 375.
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ؛ أَنَّ النَّبِيَّ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ- كَانَ إِذَا دَخَلَ الْخَلَاءَ، قَالَ: اللهُمَّ إنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الخُبُثِ وَالخَبَائثِ الخُبُثُ -بضم الخاء والباء- وَهُوَ جَمْعُ خَبِيْثٍ وَالْخَبَائِثُ: جَمْعُ خَبِيْثَةٍ، اسْتَعَاذَ مِنْ ذُكْرَانِ الشَّيَاطِيْنِ وَإِنَاثِهِمْ
Artinya: Anas bin Mālik RA meriwayatkan bahwa jika Rasulullah SAW memasuki tempat buang hajat, beliau berdoa, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari (keburukan) al-khubus dan al-khaba is (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan).
Baca Juga: Berawal Beda Keyakinan dengan Pasangan, Delicia Kini Mantap BerislamDalam hadis tersebut Rasulullah mengajarkan kepada seluruh umat muslim, berdoa merupakan salah satu adab ketika memasuki tempat buang hajat. Siapapun yang memanjatkan doa itu, akan dijaga Allah SWT dari keburukan setan di tempat tersebut.
Tempat buang hajat sendiri merupakan tempat di mana setan berkumpul sehingga lebih mampu menggoda manusia dibandingkan dengan di tempat lain. Oleh karena itu, disunnahkan membaca doa ketika masuk ke dalam tempat buang hajat.
Adapun hadis lain meriwayatkan, membaca bismillah juga merupakan adab lainnya ketika memasuki tempat hajat. Raslullah SAW bersabda:
سَتْرُ مَا بَيْنَ أَعْيُنِ الْجِنِّ وَعَوْرَاتِ بَنِى آدَمَ إِذَا دَخَلَ أَحَدُهُمُ الْخَلاَءَ أَنْ يَقُولَ بِسْمِ اللَّهِ
Artinya: Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki tempat buang hajat, lalu ia ucapkan “Bismillah”.
(zhd)