Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Din: PP Muhammadiyah Harus Dinamis Hadapi Tantangan Global

ummu hani Ahad, 30 Oktober 2022 - 12:15 WIB
Din: PP Muhammadiyah Harus Dinamis Hadapi Tantangan Global
Din: PP Muhammadiyah Harus Dinamis Hadapi Tantangan Global. Foto: Istimewa.
LANGIT7.ID, Jakarta - Hadapi tantangan zaman yang kian berat, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu, Din Syamsuddin menilai Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah periode 2022-2027 harus dinamis dan responsif terhadap tantangan global.

Menurut Din, pimpinan ideal Muhammadiyah tentu harus sejalan dengan jati diri, visi, dan misi Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang memahami secara baik ajaran dari kedua sumber, yaitu Al Quran dan As-Sunnah Al-Maqbullah.

"Sebagai kekuatan masyarakat madani nyata di Indonesia dan elemen dari gerakan Islam global Muhammadiyah perlu memberi respons yang tepat, cermat, dan strategis. Baik untuk masalah Indonesia maupun tantangan dunia. Untuk itu kepemimpinan pusat Muhammadiyah meniscayakan kepemimpinan yang responsif, transformatif, dan independen," ujar Din, dalam keterangan tertulis, diterima Langit7.id, Ahad (30/10/2022).

Selain itu, menurut Din, PP Muhammadiyah perlu juga memahami aliran-aliran pemikiran di kalangan umat Islam sehingga membawa Muhammadiyah secara baik dan benar. Juga tentu harus memahami paham keagamaan atau ideologi Muhammadiyah.

"Muhammadiyah lebih dari sekadar organisasi tapi gerakan, maka pimpinan Muhamamdiyah perlu memiliki kemampuan menggerakkan dan mengembangkan segala sumber daya ke arah pencapaian tujuan gerakan," ucap Din.

Baca Juga: Masjid Grand Wisata Bekasi Gelar Tabligh Akbar Maulid Bersama Gus Muwafiq

Selanjutnya, Din menegaskan, perlu mampu membangun relasi dan komunikasi sosial baik secara nasional maupun internasional. Hal ini karena Muhammadiyah adalah faktor efektif dalam bangsa yang majemuk.

"Di tengah tarikan kelompok kepentingan politik dan rezim penguasa maka pimpinan Muhammadiyah harus merupakan figur-figur yang mandiri, berintegritas, luas dan luwes dalam pergaulan, serta tegas dalam pendirian," tutur Din.

Menurut Din Syamsuddin, PP Muhammadiyah satu periode terakhir sudah bagus dengan kiprah dan performa efektif. Hal ini ditunjukkan, bertambahnya amal usaha baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, maupun sosial, dan ekonomi.

"Bahkan gerakan dakwah pencerahan Muhammadiyah sudah merambah mancanegara dengan berdirinya cabang-cabang istimewa, organisasi saudara (sister education), dan juga lembaga pendidikan tinggi seperti Universitas Muhammadiyah Malaysia di Perlis, Muhammadiyah College di Melbourne, dan Sekolah Muhammadiyah untuk pengungsi Palestina di Lebanon," kata Din.

Guna menjawab tantangan zaman, PP Muhamammadiyah perlu ditambah dengan darah segar yang dinamis dan progresif. Muhammadiyah di tingkat pusat yang digerakkan dua intelektual-ulama, yaitu Prof Dr Haedar Nashir dan Prof Dr Abdul Mu'ti, mampu menampilkan kepemimpinan harmonis, visioner, serta berkemajuan.

Menurut Din, keduanya diperlukan untuk melanjutkan gerak organisasi pada satu periode ke depan, bersama anggota pimpinan lain.

"Agar Pimpinan Pusat Muhammadiyah lebih dinamis dan progresif perlu ditambah figur-figur baru, khususnya dari kalangan kader muda Muhammadiyah, baik laki-laki maupun perempuan. Untuk itu, mungkin sebagian anggota PP Muhammadiyah yang sudah lama berkhidmat perlu legowo memberi kesempatan berjuang dan beramal bagi figur-figur baru," ucap Din.

Din mengatakan, banyak kader-kader yang mumpuni, dinamis, dan progresif. Di Yogyakarta misalnya, ada Prof Dr Hilman Latif, Dr Untung Cahyono, Dr Suyuti, hingga Dr Abdul Aziz.

"Lalu untuk memperkuat barisan fukaha Prof Dr Syamsul Anwar, Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid tiga periode sudah harus bersedia dan diyakinkan masuk jajaran PP Muhammadiyah. Dari Solo, Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif cocok untuk masuk apalagi dia berhasil menyiapkan Muktamar sebagai Ketua Panitia," kata pria berusia 64 tahun ini.

Sementara dari Jakarta juga banyak nama, antara lain Dr Imam Addaraqutni, Dr Ma'mun Murod, Armyn Gultom, dan Izzul Muslimin. Menambah barisan ulama, tiga Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah turut dianggap mumpuni dalam ilmu-ilmu keislaman, yakni Dr Saad Ibrahim, KRT Dr Tafsir, Prof Dr Ambo Asse, dan Dr Saidul Amin.

"Sebagai gerakan yang memuliakan manusia tanpa membedakan jenis kelamin patut kiranya tokoh-tokoh perempuan baik dari Aisyiah maupun Nasyiatul Aisyian patut juga dipertimbangkan masuk ke jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah," kata Din.

(zhd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)