LANGIT7.ID, Jakarta - Lantangnya kumandang azan merupakan suatu hal yang lumrah di Indonesia. Anehnya, Masjid Jami Babus Salam sempat diprotes oleh seseorang yang bermukim agak jauh dari lokasi masjid akibat tingginya volume adzan Subuh.
Ketika mendapat teguran dari Kelurahan setempat terkait protes volume azan, pihak majid pun menurunkan volume suara. Lucunya, masyarakat sekitar justru ikut protes lantaran volume azan dinilai kurang keras.
Salah satu pengurus Masjid Jami Babus Salam, Ustaz Robi menjelaskan, protes tersebut dilaporkan oleh seseorang yang bermukim agak jauh dari lokasi masjid. Protes dilakukan melalui sebuah aplikasi Jakata Kini (Jaki), sebuah platform untuk ragam kebutuhan di Jakarta.
"Setelah dilacak-lacak, ternyata orang apartemen Taman Sari yang agak jauh dari sini. Akhirnya mediasi kita tanya kenapa, anda jauh sementara yang di sini tidak merasa terganggu," kata Ustaz Robi saat ditemui
Langit7.id, Jumat (11/11/2022).
Baca Juga: Daniel Mananta Sowan ke UAS, Kunjungi Masjid hingga Makan Durian BarengMasjid Jami Babus Salam sendiri berlokasi di Jalan Karet Belakang, Jakarta Selatan. Untuk Apartemen Taman Sari Sudirman berlokasi agak jauh yakni di Jalan Bek Murad, Jakarta Selatan. Meski demikian, keduanya masih dalam satu kawasan kelurahan Karet Kuningan.
Alih-alih memprotes volume suara adzan, sang pelapor justru memiliki masalah terkait izin tinggal. Diketahui orang tersebut tidak melapor ke Kelurahan setempat atas kepindahannya ke kawasan tersebut.
"Situ kalau mau pindah di tempat lihat dulu situasinya, kalau emang cocok pindah (tinggal). Kata Lurah begitu," ujarnya menirukan ucapan lurah.
Masalah protes terhadap masjid pun selesai lantaran warga sekitar tidak merasa terganggu. Bahkan pihak masjid pun mengaku sekitar ratusan masyarakat sekitar berpihak kepada Masjid Jami Babus Salam.
(zhd)