LANGIT7.ID, Subang - Pondok Modern Darul Falah Cimenteng mengembangkan Wisata Alam Panyawangan di Desa Cimenteng, Subang, Jawa Barat.
Persiapan sudah dilakukan dalam pertemuan Ketua Dewan Pembina Yayasan PM Darul Falah, H Agus Maulana, dengan Pemerintah Kepala Desa Cimenteng pada Ahad lalu (13/11/2022).
Pengembangan
wisata alam ini dibantu ahli devolpement pariwisata, Kang Mega Parliantara, yang berasal dari Garut, Jawa Barat. Kang Mega disebut akan membantu PM Darul Falah dalam rencana tersebut.
Baca juga: 5 Rekomendasi Kuliner Lokal dan Western Populer di Pasar Gede SoloAgus menjelaskan, rencana pengembangan Wisata Alam Panyawangan itu terinspirasi dari hadits Rasulullah SAW memerintahkan umat bermanfaat kepada sesama. Hadits itu berbunyi,
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR Ahmad).Agus ingin keberadaan PM Darul Falah bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Proses pendidikan di dalam pesantren sudah berjalan dengan baik. Bahkan, ada majelis ilmu khusus untuk masyarakat sekitar.
“Nah, sekarang keberadaan
Pondok Modern Darul Falah Cimenteng ini bagaimana agar bisa kita memberikan manfaat ke yang lain. Alhamdulillah manfaat Pendidikan yang saat ini berjalan di pondok dan sekarang juga di masyarakat ada juga pengajian Rutinan Jum’at di Kampung, Jum’at berbagi dan juga yang lainnya,” kata Agus melalui akun instagram PM Darul Falah.
Rencana itu bermula saat Agus berkunjung ke Bandung bertemu Ustadz Hajrul dari IKPM Bandung. Agus diperkenalkan dengan Kang Mega. Pertemuan itu memunculkan ide pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus perekonomian pesantren.
"Kita disini ingin mengembangkan potensi masyarakat dan lainnya, maka kami dari pesantren menyalurkan wakaf produktif ini. Makam dengan adanya obrolan ini, mudah mudahan kalau disini ada kebaikan Insyaallah allah juga ngasih jalan yang terbaik,” ujar Agus.
Baca juga: 7 Rekomendasi Jajanan Khas Indonesia, Cocok Saat Musim HujanMenurut Agus, wisata alam memiliki banyak manfaat. Tempat wisata bisa menjadi tempat pertukaran budaya bahkan pada tingkat toleransi antarmasyarakat. Itu hanya sebagian kecil dampak positif yang ditimbulkan keberadaan wisata alam.
“Wisata itu wadah yang komplek,berguna juga untuk pertukaran budaya, dan juga Toleransi masyarakat yang berkunjung, sehingga itu menimbulkan dampak yang sangat positif. Maka dari itu untuk mengembangkan Wisata ini yang paling utama adalah Management harus Jelas, alurnya kemana dan juga Tujuannya kemana harus Jelas,” kata Kang Mega.
(sof)