LANGIT7.ID, Jakarta -
Niat salat cukup dilakukan dalam hati, sehingga tak perlu ada dilafalkan secara lisan. Iktikad beribadah bersamaan dengan gerakan takbiratul ihram.
Ustadz Abdul Somad (UAS) mengatakan, niat salat dalam mazhab Syafi'i dilakukan dalam takbiratul ihram.
"Sepanjang mengucap takbiratul ihram (Allahu Akbar) itulah kita berniat salat," kata dia dalam potongan ceramahnya dikutip Senin (21/11/2022).
Melafalkan niat dengan membaca "Ushalli…" dinilai bukan lah niat salat. Sebab niat berada di kalbu, karena itu melakukannya pun hanya di dalam hati.
Dalam mazhab lainnya, lanjut dia, niat dilakukan sebelum takbiratul ihram. Namun dia juga tidak menyalahkan orang-orang yang melafalkan niat salat.
Baca Juga: Bacaan Niat Haji sesuai Sunnah dan Kapan Waktu Dilafalkannya"Karena ada orang-orang yang melafalkannya untuk menghilangkan was-was ketika salat," tambahnya.
Sementara dalam penggalan kajian Buya Yahya di kanal YouTubenya, dia mengatakan, niat salat dilakukan berbarengan dengan takbiratul ihram.
"Di saat takbir 'Allahu Akbar' itulah Anda lintaskan niat untuk salatnya. Tempatnya di dalam hati dan bukan di lidah," katanya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al Bahjah ini mengatakan, walaupun niat dilakukan dalam takbir bukan berarti takbiratul ihram menjadi niat salat. Pasalnya, takbiratul ihram adalah rukun salat.
"Karena di dalam takbiratul ihram maka niat tidak diucapkan. Bagi yang mau mengucapkannya dilakukan sebelum takbiratul ihram atau sebelum niat yang sesungguhnya," jelasnya.
Melafazkan niat sebelum takbiratul ihram dilakukan untuk menjaga salat agar tetap fokus. Kendati demikian, lafaz "Ushalli" masuk ke dalam mukadimah niat, sementara niat sesungguhnya dilangsungkan saat takbiratul ihram.
(bal)