LANGIT7.ID, Jakarta -
Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022) pukul 13.21 siang WIB. Sejumlah rumah warga di Kampung Cipetir dilaporkan roboh.
Rara, salah satu warga Kampung Cipetir mengatakan, gempa terasa kuat dan berlangsung cukup lama. Gempa turut merobohkan sejumlah bangunan, seperti rumah warga dan tembok pembatas.
"Bangunan rumah pada roboh, termasuk atap rumah saya. Ada di depan tembok beton juga roboh, jalanan retak-retak tapi engga parah," ujar Rara kepada
Langit7.id.
Baca Juga: Akibat Gempa, BMKG: Bangunan Rusak dan Longsor di CianjurSelain itu, Rara melaporkan, warga di sekitarnya panik dan berhamburan ke luar rumah. Tak sedikit anak-anak menangis karena ketakutan.
"Gempa kerasa agak lama, awalnya anak kecil bilang jalanan goyang. Pas sadar banyak yang teriak keluar rumah panik, lihat langsung atap ada yang roboh, anak-anak pada nangis," kata Rara.
Menurut laporan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami
BMKG, Daryono, peristiwa ini merupakan gempa tektonik. Adapun pusat gempa terletak pada koordinat 6,86° LS ; 107,01° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 11 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Cimandiri. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (
strike-slip)," ungkap Daryono.
Baca Juga:
Gempa di Cianjur, Warga Bekasi: Terasa Kencang Sekali
Gempa M 5,6 Goyang Jakarta, Karyawan di Rasuna Said Panik Berhamburan(gar)