LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma'ruf Amin menyetujui
pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) menjadi salah satu intrumen penting keagamaan untuk menciptakan keadilan sosial ekonomi.
"Saya setuju sekali kalau memang nanti dana zakat itu ada dana abadi. Tapi sesuai dengan aturan kita, bahwa kalau kita melakukan sesuatu itu harus di backup oleh fatwa,” ujar Ma'ruf Amin dalam keterangannya Senin (21/11/2022).
Berdasarkan data pengumpulan ZIS oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), mengalami peningkatan rata-rata pertumbuhan 34,75 persen per tahun. Jika potensi peningkatan terus dimaksimalkan, pengumpulan dana ZIS bisa menjadi solusi memperkuat ekonomi umat, salah satunya melalui dana abadi.
Baca juga: Lembaga Zakat Diminta Tak Asal Ambil Bagian 30%Menurut
Ma'ruf Amin, dalam menindaklanjuti fatwa tersebut, diperlukan riset dan diskusi mendalam antara para pemangku kepentingan yang terkait. Sehingga, fatwa yang dikeluarkan sudah melalui analisis yang diperlukan.
“Saya anjurkan BAZNAS pusat untuk meminta fatwa kepada MUI nanti kalau sudah ada fatwanya baru dilaksanakan,” tegasnya.
Dia mengungkapkan, sebagai contoh terdapat isu-isu yang perlu diperhatikan terkait pemutaran dana ZIS. Pasalnya, kata Ma'ruf Amin di dalam dana tersebut terdapat hak umat yang membutuhkan sehingga tidak boleh ditahan.
“Dana bergulir itu kita bolehkan untuk waktu tertentu, misalnya dua tahun. Kemudian dana yang sudah dikelola, karena terdapat hak nya orang, harus disalurkan kembali kepada mereka yang berhak,” jelas dia.
Menurutnya, dengan begitu dana akan berputar setelah ditahan dua tahun dan nantinya masuk lagi dana baru. Sehingga dana akan berputar terus dan tidak tertahan sepanjang masak, karena kata Ma'ruf Amin terdapat hak dari orang yang berhak.
Baca juga: Korban Terus Bertambah, 62 Meninggal Akibat Gempa Cianjur Selain itu, Ma'ruf Amin juga turut mengapresiasi terhadap kinerja Baznas dalam memaksimalkan potensi dana umat, sehingga dia berharap agar semua pihak dapat terus meningkatkan semangatnya.
“Saya harapkan bahwa semangat Basnaz dari pusat sampai daerah terus dipacu dan targetnya dari tahun ke tahun harus menaik,” ungkap Ma'ruf Amin.
Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Darodji melaporkan beberapa pencapaian yang telah dilakukan oleh para jajarannya. Tak lupa, dia juga menyampaikan komitmennya untuk terus memajukan kesejahteraan umat.
“Memompa semangat kami untuk terus berkhidmat lebih jauh kepada umat melalui Baznas,” tutur Darodji.
(sof)