LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Agama (Menag)
Yaqut Cholil Qoumas, turut berbelasungkawa yang mendalam atas banyaknya korban meninggal dunia dan luka-luka dalam musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11). Menag mengajak aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Agama dan masyarakat muslim Indonesia menggelar salat gaib maupun tahlil.
"Kita turut sedih dan berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita khususnya di Kabupaten Cianjur. Untuk itu, mari bersama-sama kita doakan mereka yang meninggal. Kepada korban luka juga semoga segera sembuh dan warga yang terdampak diberi kesabaran dan kekuatan," kata Menag dalam keterangannya, Selasa (22/11/2022).
Menag secara khusus mengajak umat Muslim untuk menggelar
Salat Gaib dan tahlil bagi para korban meninggal. "Semoga mereka mendapat ampunan dan rahmat dari Allah Swt," ujar Yaqut.
Baca Juga: BNPB: 268 Orang Meninggal Akibat Gempa Cianjur, 151 HilangSelain itu, Menag juga mengajak masyarakat mendoakan proses evakuasi warga yang masih tertimbun rumah atau bangunan diberi kemudahan. Di beberapa titik, evakuasi terkendala dengan terbatasnya alat hingga akses jalan yang sulit akibat longsor, perbukitan dan sebagainya.
"Tim gabungan baik dari BNPB, TNI, Polri dan lainnya telah turun ke lapangan. Mari doakan agar tugas mereka diberi kemudahan dan kelancaran sehingga semua korban bisa dievakuasi dengan baik," ucap Menag.
Lebih lanjut, Menag Yaqut turut memastikan pemerintah akan memberikan bantuan untuk para penyintas gempa Cianjur. Termasuk memulihkan sarana dan prasarana yang terdampak.
Baca Juga: Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban Reruntuhan Gempa di Cianjur"Pemerintah bersama masyarakat dan relawan segera memberikan bantuan, semoga diberikan kelancaran. Mari bantu semampu kita, bantuan dana, barang, pikiran dan tenaga sangat berarti bagi para korban untuk membantu meringankan beban yang mereka rasakan saat ini. Kita ajak korban untuk sabar sekaligus bisa bangkit lagi," ujar Menag.
"Kami di Kemenag juga tengah lakukan pendataan dan penyiapan bantuan, termasuk sarana ibadah dan juga sarana pendidikan agar para pelajar tetap bisa mendapatkan hak-hak pendidikannya. Terlebih saat ini kalender pendidikan sudah memasuki akhir semester," tuturnya.
Baca Juga:
FOZ Sediakan Layanan Ambulans Gratis untuk Korban Gempa Cianjur
Jokowi Kunjungi Pengungsi Gempa Cianjur, Gelar Rapat Dadakan di Lapangan(gar)