LANGIT7.ID - , Jakarta -
Khimar merupakan kerudung panjang dan longgar yang jatuh tepat di atas pinggang. Umumnya
muslimah yang mengenakan khimar untuk menutupi lekuk tubuh atau berpenampilan syar'i.
Namun, bagi pemilik tubuh dengan ukuran besar, seperti apa khimar yang cocok agar penampilan dapat lebih maksimal?
Perancang busana muslim Merry Pramono, memberikan kiat bagi orang-orang bertubuh bongsor yang ingin memakai khimar.
Baca juga: Serupa tapi Tak Sama, Ini Bedanya Niqab, Burqa, Cadar, dan KhimarMenurut Merry, bagi muslimah bertubuh besar, sebaiknya hindari mengenakan khimar yang yang terlalu pendek.
"Khimar jangan terlalu pendek, semakin menutupi dada dan bokong, semakin terlihat slim," kata Merry dikutip dari Antara, Kamis (24/11/2022).
Kemudian, untuk bentuk khimar, sebaiknya kenakan bentuk-bentuk lancip atau serong. Bentuk ini dapat memberi kesan atau efek tubuh lebih langsing.
Sedangkan terkait pemilihan motif, pendiri label Si.Se.Sa Senaz Nasansia menyarankan untuk tidak memilih motif yang terlalu ramai. Lebih baik mencari motif yang soft dengan satu tone dengan warna dress dan punya garis vertikal.
Baca juga: LaReine Luncurkan Koleksi Hijab Premium Elegan Bernuansa MewahTak hanya untuk wanita berukuran besar, satu tone warna bisa dimanfaatkan pemilik tubuh mungil agar terlihat lebih tinggi. Dengan memilih satu tone warna dari kepala hingga kaki, tubuh akan terlihat lebih tinggi.
Tapi bukan berarti warna kerudung dan baju harus sama persis. Memilih gradasi warna lebih pas untuk dipraktikan. Senaz mencontohkan kerudung ungu muda bisa dipadukan dengan gaun ungu tua, menghasilkan gradasi warna yang cantik.
Namun pada akhirnya, kata Senaz, semua kembali lagi kepada selera masing-masing pencinta fesyen muslim. Bila punya kepribadian yang berani dan suka tampil beda, padu padan antara warna mencolok dan warna pastel bisa dipraktikkan dalam memilih kerudung dan baju.
Baca juga: Empat Tutorial Hijab Plisket Simpel Ala Hamidah Rachmayanti(est)