LANGIT7.ID-, Jakarta- - Selain sebagai kewajiban bagi seorang muslimah, hijab saat ini menjadi salah satu fashion item yang perlu diperhatikan. Karena itu menjaga kebersihan dan keindahannya adalah prioritas yang tidak bisa disepelekan.
Bagi sebagai orang, mencuci hijab bisa menjadi pekerjaan yang rumit dan menantang. Sebab, tekstur kain yang berbeda tentu membutuhkan penanganan yang lain pula.
Jangan sampai salah perawatan malah menyebabkan jilbab mudah rusak dan kerap kusut. Melalui siaran persnya, POLYTRON membagikan tips jitu merawat hijab atau kain lembut lainnya.
Baca juga:
Tampil Beda dengan Gaya Fesyen Korea untuk Hari Raya Idul Fitri1. Pastikan mengecek label perawatan sebelum mencuci
Sebaiknya sebelum mencuci, pastikan untuk selalu memeriksa label perawatan pada hijab dan ikuti instruksi pencucian yang disarankan. Langkah ini akan membantu menjaga kualitas hijab dan mencegah kerusakan akibat perawatan yang salah.
2. Gunakan detergen yang sesuai
Pilih detergen yang lembut dan tidak mengandung bahan kimia agresif yang dapat merusak serat halus pada hijab. Gunakan detergen yang dirancang khusus untuk mencuci pakaian berbahan halus untuk hasil terbaik.
3. Pakai air dingin
Saat mencuci hijab, gunakan air dingin atau air dengan suhu rendah. Air dingin dapat mencegah pemudaran warna dan merusaknya serat kain, menjaga hijab tetap terlihat seperti baru dan warnanya cemerlang.
4. Pengeringan dan penyimpanan terbaik
Setelah dicuci, jemur-lah hijab di tempat yang teduh dan hindari sinar matahari langsung. Hindari juga menyimpan hijab di tempat yang lembab, karena dapat menyebabkan pertumbuhan jamur.
Penyimpanan hijab di tempat yang baik maka akan menjaga hijab tetap awet dan cantik.
Untuk mempermudah perawatan hijab, Polytron memperkenalkan mesin cuci terbaru Primadona Giant Series. Mesin cuci ini dapat menjaga hijab tetap cantik tanpa berkerut, kusut dan rusak.
Primadona Giant series dilengkapi dengan mode hijab, Anda dapat mengaktifkan mode ini untuk mencuci kain yang bertekstur lembut.
Umumnya kain hijab bertekstur ringan, seperti kain chiffon, paris, sutra dan silk. Dengan mode hijab maka tekstur kain lembut akan selalu terjaga dan tidak akan mengalami pengerutan, pengikisan atau pun rusak.
Mode hijab juga bisa digunakan untuk pencucian pakaian lembut lainnya, misal pakaian bayi, pakaian dalam hingga kaos kaki.
(ori)