LANGIT7.ID, Jakarta -
Surat Al-Ankabut ayat 45 memiliki makna bahwa salat dapat mencegah diri dari perbuatan keji dan mungkar. Sebab ibadah membimbing seorang yang mengerjakannya.
Ayat tersebut berbunyi,
"…Innas sholata tanha ’anil fahsyai wal munkar." Artinya, "...Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar." (QS. Al-Ankabut: 45).
"Maknanya adalah orang yang salatnya benar akan menjaga dia dari perbuatan keji dan munkar," kata
Ustadz Adi Hidayat (UAH) dikanal YouTubenya, Ahad (27/11/2022).
Adapun perbuatan keji dan mungkar itu termasuk LGBT, berbohong, dusta, mencuri, korupsi, dan lainnya. Salat dengan benar akan memberikan perubahan perilaku lebih baik dalam diri seseorang.
Baca Juga: Kajian Ahad Pagi: Perbaiki Salatmu untuk Perbaiki HidupmuMenurutnya, hal itu juga yang dialami para sahabat di zaman Rasulullah SAW. Salah satunya seperti Abdurrahman bin Auf yang saat pertama kali hijrah masuk Islam justru kehilangan hartanya.
"Namun setelahnya, Abdurrahman menjadi orang paling kaya. Jadi bukan langsung kaya, tapi perubahan perilakunya dulu yang menjadi lebih baik," jelasnya.
Untuk itu dia mengingatkan kepada kaum muslimin agar dapat mengajarkan anak-anak salat sedini mungkin. Sehingga akan menjadi insan bertakwa ketika beranjak dewasa.
"Salat yang sedari kecil sudah bagus maka akan terus baik sampai dewasa. Pejabat salat adalah pejabat yang baik, karyawan salat adalah karyawan yang baik. Hal ini juga berlaku bagi pendakwah, seperti ustadz," tambahnya.
(bal)