LANGIT7.ID - , Jakarta - Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Abdullah Gymnastiar atau
Aa Gym menyebut orang yang
ikhlas adalah orang yang paling bahagia. Lantaran orang ikhlas melakukan sesuatu yang paling dicintai Allah SWT yakni memurnikan niat.
Seperti firman Alla Ta'ala dalam surah Al-Bayyinah Ayat 5,
وَمَاۤ اُمِرُوۡۤا اِلَّا لِيَعۡبُدُوا اللّٰهَ مُخۡلِصِيۡنَ لَـهُ الدِّيۡنَ ۙ حُنَفَآءَ وَيُقِيۡمُوا الصَّلٰوةَ وَيُؤۡتُوا الزَّكٰوةَ وَذٰلِكَ دِيۡنُ الۡقَيِّمَةِ
Wa maa umiruu il-la liy'abu dul laaha mukhlisiina lahud-diina huna faa-a wa yuqiimus salaahta wa yu-tuz zakaata; wa zaalika diinul qaiyimahArtinya: "Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama, dan juga agar melaksanakan salat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus (benar)." (QS. Al-Bayyinah:5)
Baca juga: Pengertian Ikhlas, Abdurrahman Al Habsyi: Mulai dari Syahadat"Jadi sebelum perintah amal, salat, dan zakat, yang diperintah itu adalah benar-benar ikhlas. Maka itu orang yang ikhlas sangat disukai Allah sehingga Allah membahagiakan hatinya," ujar Aa Gym dalam kajian pagi bertajuk Upaya Menjadi Orang yang Ikhlas, dikutip Jumat (2/12/2022).
Dalam hadist riwayat Muslim Nomor 2564 disebutkan, dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, "Sesungguhnya Allah tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Allah hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian."
Menurut Aa Gym, para ulama paham betul betapa penting dan dahsyatnya efek keikhlasan, sehingga pada kitab-kitab yang ditulis tentang ikhlas terdapat di bab pertama.
"Jadi sayang sekali kalau kita pernah beramal tetapi tidak pernah belajar ilmu ikhlas. Tidak bersungguh-sungguh berusaha menjadi orang yang ikhlas karena orang tidak ikhlas seperti yang ke pasar sibuk memungut kerikil walaupun kantongnya penuh. Padahal kerikil tidak ada manfaatnya, tidak bisa beli apa-apa," katanya.
Baca juga: UAH: Orang Tua Wajib Ikhlas Rawat Anak karena AllahArtinya meski banyak beramal namun tidak belajar arti ikhlas, maka sama saja dengan tidak memiliki apa-apa.
Aa Gym lantas membeberkan empat ciri orang yang tidak ikhlas menurut Ali bin Abi Thalib.
Ciri-ciri pertama orang kurang ikhlas adalah tidak bersemangat beramat saat tidak ada orang. Sebaliknya, tanda selanjutnya, saat ada banyak orang maka ia akan bersemangat dalam bersedekah, berdakwah, dan melakukan kebaikan-kebaikan lain.
Ketiga, semangat saat dipuji. Artinya pada saat melakukan sesuatu dan ada yang memujinya maka ia bertambah semangat melakukannya.
Terakhir adalah patah semangat saat tidak ada pujian atas perilakunya tadi. Menurut Aa Gym, tipe orang ini ketika diberi kritik, bukan pujian, maka ia bisa berhenti melakukan tindakannya.
Baca juga: Restoran Mulia, Bolehkan Pengunjung Makan Sampai Kenyang dan Bayar Seikhlasnya"Misal imamnya tidak enak dan salah terus bacaannya, bukan malah belajar tapi berhenti dari salatnya," cetus Aa Gym.
(est)