LANGIT7.ID, Cianjur - Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) MUI bersama Indonesia Care dan MDMC menggelar
salat Jum'at perdana di Masjid Darurat Khadimul Ummah Cianjur. Salat berjamaah ini diikuti puluhan penyintas gempa di desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Cianjur.
Dalam tausyiahnya, Ustaz Tondy Alfaraby dari
LPB MUI menyampaikan kepada masyarakat untuk bersabar dalam menghadapi ujian dan perlunya meningkatkan keimanan. Para penyintas pun tampak khusu' mengikuti ceramah Jum'at tersebut.
"Musibah gempa ini bukan hanya jadi ujian buat para korban gempa, tapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia. Melalui bencana gempa Cianjur, Allah SWT ingin melihat kepedulian seluruh umat," kata Ustaz Tondy dalam keterangannya, Jumat (3/12/2022).
Baca Juga: Hidup Prihatin, Penyintas Gempa Cianjur Bertahan dengan Kondisi SeadanyaKomandan Posko Relawan
Indonesia Care, Siti Mariam menuturkan bahwa kegiatan kali ini juga dilanjutkan dengan program rutin seperti BERHIJRAH (Berbagi Hidangan Jum'at Berkah) untuk 100 jamaah. Mariam mengungkapkan kondisi para pengungsi masih takut untuk melaksanakan salat Jum'at di masjid.
![LPB MUI Gelar Salat Jumat Perdana di Masjid Darurat Cianjur]()
"Selain masih terasa gempa, mereka juga trauma berada di bangunan beton. Karenanya relawan gabungan dari LPB MUI, Indonesia Care dan MDMC berinisiatif menggelar sholat Jum'at dibawah tenda masjid darurat," ucapnya.
Mariam yang juga Kordinator tim medis Indonesia Care itu turut menjelaskan bahwa Masjid Darurat bekerja sama dengan Aksi Insan Mulia (AIM) menggelar pengobatan alternatif sejak Kamis (1/12). "Kami hadirkan tiga terapis dari PERKASA (Persatuan Relawan Kesehatan dan Amal Sholeh Indonesia) berupa refleksi, totok punggung, bekam, dan akupuntur bagi para pengungsi dan relawan. Gratis ya," lanjutnya.
Baca Juga: Sekolah Roboh, Anak-anak Pengungsi Gempa Cianjur Belajar di Tenda DaruratUsai salat Jum'at, LPB MUI, Indonesia Care dan MDMC bersama para dokter dari Lembaga Kesehatan MUI, RS Kartika Pulomas dan RS UIN Syarif Hidayatullah melanjutkan kegiatan lainnya. Salah satunya melakukan program pelayanan kesehatan di pesantren Al Mutmainnah Cianjur yang rusak parah akibat gempa.
![LPB MUI Gelar Salat Jumat Perdana di Masjid Darurat Cianjur]()
Hingga saat ini, relawan kolaborasi tiga lembaga tersebut masih memberikan pelayanan selama 24 jam. "Kita
standby 24 jam memberikan pelayanan medis. Baik penyintas yang datang ke posko maupun permintaan datang ke tenda-tenda pengungsi," ujar Mariam.
Bagi para donatur yang masih berminat membantu, dapat menyalurkan donasi terbaiknya bagi Penyintas Cianjur di BSI 7000-555-292 an Yayasan Indonesia Cepat Aktif Responsif dan Empati.
Baca Juga:
Jufi Jemput Bola Periksa Kesehatan Penyintas Gempa Cianjur
5 Selebritas Turun Langsung Beri Bantuan pada Korban Gempa Cianjur(gar)