Doa-Doa Memohon Keselamatan Saat Terjadi Gunung Meletus
fajar adhityaSenin, 05 Desember 2022 - 04:47 WIB
Guguran awan panas Gunung Semeru (foto: BPBDLumajang)
LANGIT7.ID, Jakarta - Gunung Semeru mengalami erupsi dan meluapkan awan panas guguran (APG) yang mencapai jarak 13 kilomter, Ahad (4/12/2022). Awan panas mengarah ke tenggara dan selatan.
Erupsi Gunung Semeru adalah fenomena alam yang terjadi karena sunnatullah. Agama Islam mengajarkan, bahwa seorang hamba harus berikhtiar mengantisipasi korban jiwa maupun harta.
Terdapat tuntunan doa yang diajarkan Rasulullah ketika fenomena gunung meletus terjadi. Doa ini, seorang hamba memohon keselamatan kepada Allah dari marabahaya.
Latin: Allâhumma innî a‘ûdzubika minal hadmi wa a‘ûdzubika minat taraddî wa a‘ûdzubika minal gharaqi wal haraqi wal harami wa a‘ûdzubika an yatakhabbathanîsy syaithânu ‘indal maut wa ‘aûdzubika an amûta fî sabîlika mudbiran wa a‘ûdzubika an amûta ladîghan
Artinya: “Ya Allah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dari reruntuhan (longsor), dan aku berlindung pada-Mu dari tergelincir, dan aku berlindung pada-Mu dari tenggelam (banjir), terbakar, dan tak berdaya. Dan aku berlindung pada-Mu apabila syetan menjerumuskan padaku ketika akan mati, dan aku berlindung pada-Mu apabila mati dalam keadaan berbalik arah dari jalan-Mu (murtad), dan aku berlindung pada-Mu apabila mati karena disengat. (HR Abu Daud)
Ada bacaan doa agar terhindar dari dampak negatif ketika terjadi musibah, yakni:
Latin: Bismillâhil ladzî lâ yadlurru ma‘asmihi syaiun fil ardli wa lâ fis samâ-I wa huwas samî‘ul alîm
Artinya: "Dengan menyebut nama Allah yang bersama nama-Nya sesuatu di bumi dan di langit tak dapat memberikan mudarat (bahaya). Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Pengetahui."
Dilansir Nu Online, dalam Sunan Abu Dawud dan Tirmidzi disebutkan, hadits ini bersanad pada Sayyidina Utsman bin 'Affan yang bercerita bahwa Rasulullah pernah mengatakan, barangsiapa yang membaca doa tersebut tiap pagi dan tiap petang sebanyak tiga kali maka ia akan terbebas dari bahaya apa pun.
Saat tertimpa musibah, kita bisa membaca doa sebagaimana yang dianjurkan Rasulullah:
Latin: Inna lillahi wa inna ilaihi raji‘un. Allahumma ajirni fi mushibati wa akhlif li khairan minhâ.
Artinya: “Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali. Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.” (Sahih Muslim).
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”