LANGIT7.ID, Jakarta - Negara Maroko terus menjadi perbincangan hangat akhir-akhir ini. Hal tersebut tak jauh karena Timnas sepakbola mereka yang tampil mengesankan di ajang Piala Dunia 2022 Qatar, dengan membuat sejarah baru sebagai negara Afrika pertama tembus ke semifinal Piala Dunia.
Membahas tentang Maroko tentu banyak yang dapat di gali, terutama budaya mereka yang kental dengan nuansa Arab meski memiliki letak geografis di benua Afrika. Terlebih baju khas tradisional negara bagian Afrika Utara itu sangat mirip dengan gamis Arab Saudi.
Melansir Morocco Guide, Rabu (14/12/2022), busana tradisional Maroko ialah Djellaba. Dari segi desain memang hampir sama dengan gamis yang umumnya dikenakan orang-orang Arab. Namun gamis mereka memiliki ragam motif tersendiri ditambah dengan tudung runcing di bagian belakang.
Baca Juga: Mengenal Kapten Timnas Maroko, Jantung Pertahanan Singa AtlasTudung tersebut berfungsi sebagai pelindung kepala dari panasnya terik matahari, sebagaimana yang kita ketahui bahwa Maroko terletak di benua Afrika. Tudung runcing itu pun di desain unisex, artinya setiap pakaian Djellaba baik laki-laki maupun perempuan memiliki tudung tersebut.
Adapun fakta unik tentang masyarakat Maroko, tercatat ada sekitar 38 juta orang Maroko di dunia. Sebanyak 33 juta tinggal di negara Maroko dan sisanya sekitar 2,5 juta menetap di Prancis dan Spanyol.
Hal itu dibuktikan dari sejumlah pesepakbola Maroko yang lahir dan besar di Prancis dan Spanyol. Seperti kapten Timnas mereka, Romain Saïss dan Sofiane Boufal kelahiran Prancis. Sementara Achraf Hakimi dan Munir Mohand Mohamedi lahir di Spanyol.
Meski mereka semua lahir, tumbuh, dan berkembang di kedua negara tersebut, mereka tetap memilih berseragam Timnas Maroko. Terlebih Achraf Hakimi yang sempat beberapa kali dapat tawaran naturalisasi untuk membela Timnas Spanyol yang kemudian ditolak sang pemain.
Adapun dari segi arsitektur Maroko memiliki gaya khas tersendiri. Arsitektur khas Maroko memiliki gaya, desain, warna dan bentuk yang berani sehingga menjadi favorit banyak desainer interior. Desain tersebut terlihat sangat mencolok dengan berbagai corak motif namun menarik.
Arsitektur Maroko biasanya menggunakan warna-warna terang, seperti warna merah, biru, dan cokelat. Warna-warna tersebut memberikan kesan hangat dan menciptakan suasana yang menggoda pada bangunan.
Baca Juga: Lolos ke Semifinal, Walid Regragui Impikan Maroko Jadi Juara Dunia(zhd)