LANGIT7.ID, Denpasar - Keberadaan Museum Subak di Tabanan, Bali dijadikan wisata edukasi bagi wisatawan. Keunikan sistem yang mengatur pengairan sawah (irigasi) yang digunakan dalam bercocok tanam padi di Bali menjadi daya tarik dari keberadaan museum ini.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf)
Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi Museum Subak, sebab sebelumnya sistem ini telah mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai warisan budaya dunia.
"Subak ini sudah mendapatkan pengetahuan UNESCO di tahun 2012. Dan ini sangat menarik karena merupakan kearifan lokal yang masih sangat kental dan relevan di masa kini. Di mana kita memerlukan ketahanan dan kedaulatan pangan," ungkap Sandiaga dalam keterangannya Ahad (1/1/2023).
Baca juga: Burung Curik Bali Dijadikan Ikon Pariwisata di Bali Bagian Barat Lebih lanjut, Sandiaga mendorong agar pengelolaan Museum Subak dapat dimaksimalkan dengan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Termasuk penambahan atraksi, sehingga bisa lebih menarik minat kunjungan wisatawan.
"Ini sangat menarik dan jika kita tambah atraksi, kami akan mendorong lebih banyak wisatawan khususnya sebagai destinasi wisata edukasi tentang pengelolaan pengairan itu," katanya.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan membantu promosi Museum Subak agar kunjungan wisatawan ke museum ini dapat meningkat. Kemudian kata Sandiaga, keberadaan sistem Subak di Bali telah memberikan dampak yang luas, termasuk di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Di Provinsi Bali sendiri, beberapa waktu lalu telah dilakukan perjanjian kerja sama (PKS) antara Marriott Group dengan UMKM Bali yang difasilitasi Pemprov Bali untuk memasok berbagai kebutuhan termasuk beras," jelasnya.
Baca juga: Wisata Batu Alif, Ikon Wisata Desa Wisata dan Konservasi Minang Rua "Tabanan sendiri kan jadi lumbung padi bukan hanya di Bali tapi nasional, dan kemarin kami mengapresiasi dengan penandatanganan PKS antara pemerintah Provinsi Bali dan hotel-hotel di bawah grup Marriot yang nantinya sebagian besar disupply dari Tabanan. Ini yang harus ditiru, diaplikasi di daerah lainnya sehingga petaninya sejahtera, ekonomi masyarakat semakin meningka," ujar Sandiaga.
(sof)