LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Pasar Blok A Tanah Abang, pada Senin (2/1/2022). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi penjualan dan pembelian usai dicabutnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Dalam kesempatan itu,
Jokowi berharap aktivitas transaksi di Pasar Tanah Abang kembali menggeliat di tahun 2023. Sehingga, omzet pedagangan pun semakin meningkat.
"Apabila kondisi penjualan di pasar ini menurun, maka di daerah lainnya juga menurun. Sebab, ini salah satu dari 16 pasar hilir di Indonesia," ungkap
Jokowi dalam keterangan persnya Senin (2/1/2023).
Baca juga: PPKM Dicabut, Wamendagri Imbau Masyarakat Tetap Waspada Menurutnya, selain Pasar Tanah Abang terdapat pasar produksi lainnya seperti Pasar Terong Makassar, Pasar Turu di Surabaya, serta Pasar Johar di Semarang dan lainnya. Kemudian, kata Jokowi dengan dicabutnya turan PPKM diharapkan dapat menumbuhkan optimisme para pedagang di pasar serta pelaku UMKM.
"Kita harap muncul optimisme di tahun ini untuk para pedagang, mereka juga menyampaikan jika di 2022 sudah membaik dibanding 2021. Para pedagang tidak hanya berdagang di sini tetapi di market place juga. Semoga ini mempermudah bertemunya penjual dan pembeli, sehingga 2023 ini perekonomian kita semaki lebih baik," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Properti dan Perpasaran Perumda Pasar Jaya, Aristianto menjelaskan di pertengahan 2022 omzet pedagang mulai meningkat 70-80 persen dibanding 2020 dan 2021.
Dia berharap, dengan dicabutnya aturan PPKM omzet pedagang pada 2023 bisa merangkak hingga 100 persen. "Ini optimisme kami sesuai pesan Presiden dan Pj Gubernur," ungkap Aristianto.
Hal senanda diutarakan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil an Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo yang berharap pelaku UMKM di Jakarta ikut membaik setelah tidak ada lagi
PPKM.
Baca Juga: Mendagri: PPKM Diberlakukan Kembali Jika Kasus Covid-19 Naik SignifikanMenurutnya, Presiden dan Pj Gubernur DKI berpesan agar pelaku UKM terus diberdayakan agar semakin maju. Sebab, peran mereka sangat penting dalam menggerakan roda perekonomian negara.
"Pesan Peesiden dan Pj Gubernur, kita harus tetap memperdayakan UMKM agar semakin maju dan menambah pendapatan ekonomi kita," tegas Elisabeth.
(sof)