LANGIT7.ID, Jakarta - Pengobotan Akhir Zaman (PAZ) merupakan metode yang diinisasi oleh Ustaz Haris Moejahid Rahimahullah. Ia memiliki latar belakang pendidikanTechnische Universiteit Delft jurusan Aeronoutical Enginering (spesialisasi struktur dan rangka pesawat terbang), di Belanda.
Ustaz Haris berfikir keras, secara medical hacking, bagaimana agar setiap keluarga muslim bisa memiliki keterampilan menyelesaikan aneka penyakit dengan cara praktis dan sederhana.
Peneliti Pusat Riset Geospasial, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Ustaz Prof Dr Ing Fahmi Amhar mengatakan, dalam metode PAZ ada cara-cara tertentu dalam menerapkan pengobatan. Di mana penerapan konsep tersebut terinspirasi dari kisah Nabi Ayub AS dalam surat Shad ayat 41-42.
"Nabi Ayub itu menderita penyakit yang luar biasa tidak ada manusia yang pernah sakit melebih dia," kata dia dalam kajian bertajuk 'Sains Islam Dalam Pengobatan Akhir Zaman' yang diikuti
Langit7.id secara virtual, Jumat (13/1/2023).
Ustaz Haris menjelaskan, terkait proses persalinan dalam PAZ itu menggunakan posisi bersandar atau jongkok seperti yang tertuang dalam surat Maryam ayat 23.
Baca Juga: Pastikan Ginjal Sehat, Dokter Spesialis: Cek Urine dan Darah"Maryam itu tidak dalam posisi tidur tapi dalam posisi bersandar atau jongkok. Dan dulu ada sebagian orang melahirkan dalam posisi jongkok, cuma kemudian di beberapa negeri yaitu ada aturan bahwa jongkok ada risiko besar," kata dia.
"Tapi menurut konsep PAZ yang bagus itu jongkok tapi bersandar," imbuhnya.
Hal tersebut dia ungkapkan berdasarkan surat Maryam ayat 23, Allah berfirman:
فَأَجَآءَهَا ٱلْمَخَاضُ إِلَىٰ جِذْعِ ٱلنَّخْلَةِ قَالَتْ يَٰلَيْتَنِى مِتُّ قَبْلَ هَٰذَا وَكُنتُ نَسْيًا مَّنسِيًّا
Artinya: Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan".
Dia menuturkan bahwa konsep PAZ itu berfokus pada proses dengan sistem input dan output. Tanpa dibantu alat-alat medis sesuai dengan dalil-dalil di dalam Al-Qur'an ataupun hadis shahih.
"Jadi input itu dari nutrisi makanan dan makanan terbaik itu madu, sedangkan output itu mengeluarkan racun dan salah satu cara mengeluarkan racun itu bekam," jelasnya.
(zhd)