LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri BUMN
Erick Thohir menyanjung pembuatan stadion Indoor Multifunction Stadium (IMS) di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Stadion IMS GBK rencananya dipersiapkan untuk perhelatan kejuaraan basket dunia (FIBA) 25 Agustus-10 September 2023 mendatang.
Erick mengatakan, Stadion IMS GBK dibangun oleh
Kementerian PUPR mulai April 2021. Rencananya, stadion itu akan diselesaikan pada Juni 2023.
Stadion yang dibangun dengan sistem
green building atau teknologi hijau yang ramah lingkungan itu memanfaatkan kecerdasan buatan (
artificial intelligence). "Ini akan dipergunakan oleh Menpora pada bulan Juni 2023 untuk kejuaraan bola basket dunia," kata Erick Thohir dalam laporannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam seremoni penutupan atap (topping off) stadion IMS GBK, Jakarta, Jumat (13/1/2023).
Baca Juga: FIFA Larang Penggunaan SUGBK untuk Gelar KonserDalam laporan kepada Presiden
Jokowi, Erick Thohir menyampaikan, stadion indoor multifungsi di GBK itu adalah stadion tertutup terbesar di Indonesia yang dapat menampung 16.250 penonton. "Tidak hanya untuk olahraga, stadion ini nantinya dapat berfungsi untuk festival budaya dan musik," ujar Erick.
Sempat dinamakan Indonesia Arena, stadion tertutup lima lantai itu dibangun di bekas landasan helikopter di kawasan Kompleks Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat. Arealnya seluas 31.826 meter persegi dan tapak bangunan 21.304 m2.
Sebagai informasi, stadion tertutup multifungsi itu dibangun setelah Indonesia ditetapkan sebagai tuan rumah kejuaraan basket dunia (FIBA) bersama Jepang dan Filipina.
Piala Dunia basket itu akan digelar pada 25 Agustus-10 September 2023.
Baca Juga: Timnas Basket Indonesia Tak Lolos Piala Dunia, Ini Respons Milos PejicFIBA mensyaratkan negara yang terpilih sebagai tuan rumah harus memiliki
venue berkapasitas minimal 8.000 orang. Sementara Indonesia sebelumnya hanya punya Istora Gelora Bung Karno berkapasitas 7.500 orang.
Pada 19 Februari 2020, dalam rapat kabinet terbatas, Presiden Jokowi menugaskan sejumlah menterinya membangun
venue baru. Mereka yang mendapat tugas itu adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Di sisi lain, nama Erick Thohir juga tak asing di dunia basket. Dia adalah anggota Central Board FIBA. Di dalam negeri, dia mendirikan klub basket Satria Muda. Erick juga pernah menjadi pemilik klub basket Liga NBA, Philadelphia 76ers.
Baca Juga: PUPR Targetkan Stadion Multifungsi GBK Rampung Sebelum FIBA 2023(gar)