Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 13 Maret 2026
home wirausaha syariah detail berita

Peneliti UGM Berhasil Ciptakan Hikapel, Buah Melon Seukuran Apel

ummu hani Sabtu, 14 Januari 2023 - 21:15 WIB
Peneliti UGM Berhasil Ciptakan Hikapel, Buah Melon Seukuran Apel
Peneliti Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Dr Budi Setiadi Daryono menemukan inovasi terbaru bernama Hikapel, buah melon seukuran apel. (Foto: dok. UGM)
LANGIT7.ID, Jakarta - Peneliti Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Dr Budi Setiadi Daryono, menemukan inovasi terbaru bernama Hikapel. Hikapel merupakan sebuah melon dengan bentuk menyerupai apel.

Ada cerita unik dari penemuan ini. Kemunculan inovasi tersebut bermula dari keluhan perkumpulan ibu-ibu sosialita di Yogyakarta dan Jakarta.

Inventor melon Hikapel, Prof Dr Budi Setiadi Daryono mengungkapkan, kala itu pada 2011, dirinya menawarkan ibu-ibu produk hasil risetnya, yakni Melodi Gama 1, 2, dan 3 serta melon GMP dan Tacapa yang dirakit dari 2008-2010.

Baca Juga: Mengenal Pengobatan Akhir Zaman, Terinspirasi Kisah Nabi Ayyub

Para Ibu tersebut mengeluhkan ukuran dan berat buah melon pada umumnya. Bahkan, ada bobot melon yang setara dengan semangka. Akibatnya, melon menjadi buah yang tak praktis untuk dibawa maupun dikonsumsi.

"Ribet katanya, selain itu juga tidak habis sekali makan karena besar sehingga harus disimpan di kulkas yang tentunya memakan tempat," kata Prof Budi di laman resmi UGM, dikutip Langit7.id, Sabtu (14/1/2023).

Selepas mendapatkan keluhan tersebut, Prof Budi dan tim merakit kultivar melon baru seperti permintaan para emak-emak sosialita. Akhirnya di 2012, bersamaan dengan lahirnya putra bungsu Prof Budi, yaitu Fadhil Hikari Setiadi biasa dipanggil Hika, tercipta pula melon Hikadi Apel yang menyerupai apel dengan ukuran tidak lebih dari 1 Kg.

Hikapel yang dikembangkan dari hasil riset pendanaan RISPRO KPDP Kementerian Keuangan tahun 2015-2017 menjadi sering disebut sebagai handy melon atau melon sebesar genggaman tangan.

Melon Hikapel berukuran kecil, yakni 300-800 gram per buah. Meski memiliki ukuran kecil, buah ini tetap miliki rasa melon pada umumnya dan aromanya harum. Rasanya manis dengan daging buahnya berwarna oranye, berbeda dengan melon pada umumnya dengan warna hijau.

"Melon Hikapel mengandung senyawa betakaroten yang cukup tinggi dan berguna bagi kesehatan mata, kaya antioksidan serta mengandung vitamin C dan beberapa mineral lainnya," ungkap Prof Budi.

Baca Juga: Kemenkes Gunakan Sains dan Teknologi untuk Redam Kenaikan Kasus Covid-19

Kulit melon Hikapel memiliki gradasi warna dari krem hingga oranye. Gradasi warna tersebut menjadi penanda tingkat kematangan buah.

Hikapel bisa dikonsumsi ketika kulit sudah berwarna krem. Untuk mendapatkan rasa manis yang sempurna, carilah Hikapel dengan warna kulit telah oranye.

Selain sarat dengan kandungan gizi, melon jenis ini juga memiliki masa tanam relatif lebih cepat yakni 60 hari. Sementara tanaman melon pada umumnya memiliki masa tanam 90 hari.

"Kalau melon Hikapel ini harga jualnya Rp35.000 per kg-nya di sekitar Jogja. Sedangkan melon pada umumnya per kilogramnya Rp10.000. Jadi, nilai ekonominya cukup besar," ujar Budi.

Hebatnya, Hikapel berhasil menembus pasar perdagangan buah yang cukup kompetitif. Buah ini telah banyak dijumpai di sejumlah swalayan atau retail di Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jabodetabek. Hikapel juga dikembangkan menjadi salah satu produk ekspor buah-buahan Indonesia, melalui kolaborasi dengan beberapa perusahaan nasional dan internasional.

Baca Juga: Gagas NU Tech, PBNU Ingin Nahdliyin Kuasai Teknologi Digital

(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 13 Maret 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:06
Ashar
15:11
Maghrib
18:10
Isya
19:18
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)