Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home lifestyle muslim detail berita

Sajikan Makanan Sehat, Jangan Diolah Jadi Pangan Cepat Saji

mahmuda attar hussein Ahad, 29 Januari 2023 - 18:30 WIB
Sajikan Makanan Sehat, Jangan Diolah Jadi Pangan Cepat Saji
Sajikan Makanan Sehat, Jangan Diolah Jadi Pangan Cepat Saji. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Tubuh manusia membutuhkan asupan gizi seimbang. Karena itulah sajian makanan yang sehat jangan malah diolah jadi konsumsi simpel atau cepat saji.

Pendakwa sekaligus konsultan kesehatan, dr Zaidul Akbar menjelaskan, mengasup tubuh dengan protein tidak boleh dilakukan sembarangan atau yang bersumber dari makanan cepat saji.

Masyarakat dianjurkan untuk mengasup tubuh dengan sumber protein sehat dan segar. Di antara sumber protein itu bisa didapatkan dari daging-dagingan, seperti ikan, ayam, sapi, dan lainnya.

"Olahan daging sangat berpengaruh untuk menjaga kesegaran protein. Jadi bukan makan daging ikan dalam bentuk nugget misalnya," kata dia dalam penggalan kajiannya, Ahad (29/1/2023).

Pasalnya ikan segar bila dibandingkan dengan olahan nugget ikan akan berbeda dari segi protein. Di mana nugget ikan mendapatkan penambahan bahan makanan yang terkadang tidak sehat.

"Itu karena nugget ikan diolah dengan tepung, pengawet, dan sebagainya," katanya.

Penggagas Jurus Sehat Rasulullah ini mengingatkan agar masyarakat bisa mengolah daging dengan lebih sehat ketimbang harus menjadikannya sebagai makanan cepat saji.

"Nah jadi mengasup protein itu jangan melalui makanan yang diolah cepat saji seperti nugget atau sosis, dan sebagainya," tegasnya.

Masakan Rumahan Bisa Tingkatkan Kebahagiaan

Pengurus Pusat Asosiasi Pengobat Tradisional Indonesia ini juga menyebutkan, memakan masakan rumahan bisa meningkatkan kebahagiaan.

Artinya selain memberikan kesehatan, makanan yang diolah di rumah juga bisa membawa dampak emosional kepada masyarakat.

"Ternyata penelitian di Taiwan menunjukkan keluarga yang lebih banyak mengonsumsi makanan di rumah atau dibuat sendiri itu angka kebahagiaannya lebih besar daripada keluarga yang makan di luar," ungkapnya.

Selain itu, anak-anak yang diajarkan untuk menyukai makanan rumahan juga akan memiliki kedekatan kepada orang tuanya. Sebab, aktivitas menyuapi anak makan adalah upaya untuk meningkatkan hubungan yang baik dengan anak.

"Saya pun sering menyuapi anak saya dengan tangan. Ini juga menjadi upaya pengenalan kepada anak bahwa orang tuanya memiliki kasih sayang," katanya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)