LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara menggencarkan imunisasi Measles and Rubela (MR).
Imunisasi ini akan menyasar anak usia sembilan bulan, sampai usia anak kelas satu Sekolah Dasar (SD) bagi yang belum diimunisasi.
Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan langkah ini sebagai upaya antisipasi, menyusul ditetapkannya status Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Provinsi Jawa Barat dan Banten.
"Kami masifkan kembali imunisasi MR sebagai upaya antisipasi penyebaran Campak. Apalagi, Jakarta Utara bersebelahan dengan Jawa Barat," ujar Ali, Ahad (29/1/2023).
Baca juga: Film Sawanen Ungkap Fakta Demam pada Anak usai ImunisasiDengan demikian, Ali mengatakan untuk meningkatkan capaian
imunisasi MR, pihaknya telah memetakan nama dan alamat setiap anak yang belum diimunisasi MR di wilayahnya.
"Kita terus minta data dari setiap rumah sakit dan Puskesmas, untuk memantau perkembangannya," ungkapnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan menggerakkan seluruh kader kemasyarakatan dan pengurus RT/RW. Mereka akan menyambangi hingga ke rumah warga.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Lysbeth Regina Pandjaitan menyampaikan hingga kini capaian imunisasi MR di Jakarta Utara telah mencapai sekitar 92 persen.
Baca juga: Vaksin Booster Kedua Gratis, Legislator: Semoga Herd Imunnity TerwujudLysbet berharap adanya kesadaran orang tua agar anak mendapatkan imunisasi MR, sehingga sisa persentase capaiannya dapat terkejar. “Kami imbau orang tua membawa anaknya untuk mendapatkan imunisasi," tegasnya.
(sof)