Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 08 Juli 2026
home wisata halal detail berita

Desa Wisata Candirejo, Padukan Lanskap Menoreh dan Suasana Pedesaan

Garry Talentedo Kesawa Rabu, 25 Agustus 2021 - 18:35 WIB
Desa Wisata Candirejo, Padukan Lanskap Menoreh dan Suasana Pedesaan
Foto: Istimewa
LANGIT7.ID, - Desa Wisata Candirejo merupakan salah satu destinasi wisata selain Candi Borobudur yang selalu ramai dikunjungi di daerah Jawa Tengah. Desa ini menawarkan wisata alam yang menakjubkan dengan perpaduan lanskap Gunung Menoreh dan suasana pedesaan yang masih alami.

Desa Candirejo terletak 4km di sebelah timur kompleks wilayah Candi Borobudur, atau lebih tepatnya berada di Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Desa wisata ini mengusung konsep Waroeng Rejo, sebuah wisata air di sekitar Kali Progo.

Desa ini memiliki luas areal secara keseluruhan sekitar 365 hektar, di mana 60% lahannya dikelola untuk pertanian, 20% untuk perumahan, dan sisanya berupa hutan liar. Desa Candirejo terdiri atas 3 macam, yaitu wisata budaya, agrowisata, dan wisata alam.

Sahabat langit7 dapat merasakan pesona keindahan alam yang ditawarkan di desa wisata tersebut. Penduduk setempat juga sangat ramah terhadap wisatawan yang datang, baik wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Meski posisinya jauh dari laut, namun Candirejo memiliki mata air yang rasanya asin bernama Banyu Asin. Konon kucuran air asin yang berada di tepian sungai berair tawar ini, merupakan air seni kuda pangeran diponegoro sewaktu bergerilya di kawasan candirejo.

Baca juga: Dusun Butuh Magelang, Nepal van Java di Lereng Gunung Sumbing

Banyu Asin terletak di antara bebatuan yang berserakan di lembah sungai sireng, dan membentuk 1 sendang kecil ditandai dengan gelombang-golombang mata air di dalamnya. Air kali asin ini bersifat sedikit hangat dan memiliki kandungan sedikit belerang.

Untuk mencapainya, sahabat langit7 dapat menempuh perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda 4 atau roda 2, lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki 200m dari area parkir.

Selanjutnya ada wisata religi berupa Makam Kyai Mijil yang terletak 3km ke arah tenggara Candi Borobudur. Tempat ini merupakan makan seorang Kyai bernama asli Pangeran Ahmad Mijil, seorang prajurit laskar pejuang Pangeran Diponegoro yang memakai nama samaran Kyai Abdul Ro'uf saat berjuang.

Ia meninggal pada Jumat legi dan dimakamkan di sebuah bukit, yang kini bernama Gunung Mijil.

Acara ritual di makam ini yang diadakan oleh masyarakat adalah mujahadah/ doa bersama menjelang saparan yaitu tanggal 15 bulan Sapar di setiap tahunnya. Sedangkan setiap malam Jumat legi, masyarakat berziarah secara individu di makam Kyai Mijil.

Aktivitas lainnya yang bisa diikuti adalah menikmati keseruan tradisi di Desa Candirejo, yaitu Jathilan Dusun Brangkal. Tradisi yang berkembang sejak tahun 1920-an itu menggambarkan latihan perang pasukan berkuda Pangeran Diponegoro.

Atraksi Jathilan yang rutin digelar di Dusun Brangkal ini memiliki berbagai keunikan, salah satunya penari dengan kuda lumping yang tampil di setiap malam. Selain itu, Jathilan juga dimainkan oleh anak-anak, baik penarinya maupun musik pengiring.

Objek wisata lainnya yang bisa dinikmati adalah kesenian lokal bernama Kubrosiswo. Kubro memiliki arti besar dan siswo berarti siswa, yang mengandung arti murid – murid Tuhan yang diimplementasikan dalam pertunjukan yang selalu menjunjung kebesaran Tuhan.

Kubro siswo merupakan singkatan dari Kesenian Ubahing Badan Lan Rogo (kesenian mengenai gerak badan dan jiwa), sarana untuk mengingatkan umat islam dan manusia pada umumnya agar menyelaraskan kehidupan dunia dan akhirat.

Bagi sahabat langit7 yang ingin menjajal kegiatan memacu andrenalin, bisa mencoba offroad Candirejo. Di sini, sahabat langit7 dapat mengelilingi Desa Candirejo dengan menggunakan mobil offroad melewati perbukitan yang asri.

Selain itu, Desa Wisata Candirejo menawarkan kegiatan Rafting dengan konsep yang cukup unik. Biasanya rafting dilakukan menggunakan perahu karet, namun kali ini rafting memakai getek sebagai medianya.

Getek adalah perahu yang disusun dengan bambu yang dirakit sejajar. Sahabat langit7 dapat merasakan sensasi mengarungi aliran sungai Progo yang deras dari atas getek.

Objek wisata yang harus dikunjungi adalah Watu Kendil yang berada di Bukit Menoreh. Watu Kendil merupakan sebuah batu yang menyerupai periuk, alat tradisional untuk menanak nasi.

Yang membuat takjub adalah batu ini berdiri kokoh tanpa perekat dan tak jatuh jika disenggol. Bahkan, sekalipun gempa bumi tidak mampu menggeser letak batu ini.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 08 Juli 2026
Imsak
04:34
Shubuh
04:44
Dhuhur
12:01
Ashar
15:22
Maghrib
17:54
Isya
19:08
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan