LANGIT7.ID - , -
Gempa bumi dahsyat yang mengguncang
Turki dan Suriah tak hanya menyebabkan puluhan ribu korban jiwa, namun juga meluluhlantakkan situs-situs budaya di negara yang terkenal dengan kekayaan sejarahanya itu.
Salah satu
warisan kuno yang hancur akibat gempa bumi itu adalah Kastel Gaziantep era Romawi. Monumen berusia 2.000 tahun ini dulunya menjadi landmark budaya dan wisata penting di Kota Gaziantep.
Baca juga: Peneliti Saudi Temukan Situs Pasar Zaman Rasulullah di MekkahBenteng bagian timur, selatan, dan tenggara dari kastel yang berada di puncak bukit batu itu seluruhnya runtuh dalam bencana tersebut, meninggalkan puing-puing yang berserakan di jalan.
Menurut laporan Daily Sabah, Masjid Sirvani dari abad ke-17 yang berada di dekat kastel itu juga runtuh sebagian.
"Bagian penting dari memori kolektif ini sekarang hilang, sungguh disayangkan. Situs-situs yang hancur ini merupakan bagian dari sejarah kami," ujar Mahmut Erdil, seorang fotografer setempat, kepada Xinhua, dikutip Ahad (12/2/2023).
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki juga melaporkan "sejumlah kerusakan" di Museum Arkeologi Hatay, yang dianggap oleh para ahli sebagai rumah bagi koleksi mozaik paling ekstensif di Provinsi Hatay.
Baca juga: Saudi Imbau Jamaah Umrah Kunjungi Situs-situs IslamDalam pernyataannya pada Kamis, UNESCO mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan dukungan kepada situs-situs Warisan Dunia yang rusak di Turki dan negara tetangganya, Suriah, kawasan yang dianggap sebagai tempat lahirnya peradaban dan lokasi beberapa situs kuno penting.
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu juga sudah memberikan peringatan mengenai kerusakan pada situs-situs Warisan Dunia lainnya di Turki, termasuk situs arkeologi terkenal Nemrut Dag (Gunung Nemrut).
Situs yang terletak di Provinsi Adiyaman memiliki sejumlah patung raksasa sebagai bagian dari makam kerajaan kuno yang berasal dari abad pertama. Lokasi tersebut merupakan salah satu objek wisata paling ikonis di Turki.
Sementara di Provinsi Diyarbakir, beberapa bangunan di Benteng Diyarbakir dan Taman Hevsel yang berdekatan, yang juga merupakan bagian dari situs Warisan Dunia, turut mengalami kerusakan, kata media setempat.
Baca juga: Peserta Forum Agama R20 Kunjungi Situs Peninggalan Sejarah Antakya juga mengalami kerusakan yang luas. Antakya dikenal sebagai Antiokhia pada zaman kuno dan merupakan pusat peradaban, perdagangan, dan keagamaan bagi umat Kristiani pada khususnya.
Menurut data resmi, lebih dari 6.000 bangunan di Turki runtuh akibat gempa bumi.
(est)