Inflasi Turun, Presiden Jokowi: Bukan Hal Menggembirakan
Garry Talentedo KesawaKamis, 26 Agustus 2021 - 11:23 WIB
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam acara Takbir Akbar Virtual bertajuk Solidaritas Bersama untuk Indonesia Sehat. Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
LANGIT7.ID, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan inflasi rendah bukan berita baik. Mengingat, perkataan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyebutkan, sampai Juli 2021 inflasi di hampir seluruh daerah di Indonesia terjaga rendah diangka 1,52 persen year on year (yoy).
Jokowi beralasan, inflasi rendah ini mengindikasikan turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan kegiatan. Hal tersebut disampaikan Presiden Ketujuh RI itu dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi 2021.
"Angka inflasi itu jauh di bawah target inflasi 2021 yaitu 3 persen, tetapi kita juga tahu bahwa inflasi yang rendah juga bisa bukan hal yang menggembirakan," kata Jokowi dalam Rakornas, Rabu (25/8/2021).
Jokowi mendorong agar daya beli masyarakat bisa terus ditingkatkan. Dia berharap dapat mendorong sisi permintaan serta bisa menggerakkan pertumbuhan ekonomi ke depannya ke arah yang lebih baik. (Sumber: Anadolu Agency)
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”