LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Nabawi dan
Masjidil Haram di Arab Saudi menyimpan keunikan dalam hal sistem pengelolaan infak dan sedekah. Jamaah tidak akan menemukan kotak amal di sudut-sudut masjid, tetapi bisa bersedekah dan berinfak dengan mengikuti budaya yang telah berkembang di sana.
“Saat kita berada di Masjid Nabawi dan Masjid Haram, tidak akan ditemukan satupun kotak infak atau kaleng berjalan di antara jamaah,” kata Ustaz Nashir Fahmi kepada
Langit7, Senin (20/2/2023).
Masjid Nabawi dan Masjidil Haram memang patut menjadi masjid percontohan di seluruh dunia. Meskipun tidak ada kotak amal, tetapi jamaah tetap bisa bersedekah, misalnya, saat ada acara makan bersama di masjid.
Baca Juga: Masjidil Haram Siapkan Area Salat Khusus Lansia Wanita“Sedekah di sana diberikan kepada pegawai-pegawai yang melakukan kebersihan dan sebagainya. Itulah cara sedekahnya,” kata Nashir.
Nashir juga mengungkapkan kekaguman pengelolaan masjid tersebut. Semua jamaah tampak khusyuk, tenteram dan damai saat beribadah menghadap Allah Ta’ala. Pengelolaan dua masjid ini menunjukkan bahwa sedekah bisa dilakukan dengan berbagai cara, tidak harus melalui kotak amal.
Bagi jamaah yang hendak bersedekah bisa memberikan kepada pegawai yang berada di dalam masjid. Bisa juga kepada jamaah lain yang memang membutuhkan. Jadi, bukan berarti tidak boleh bersedekah dan berinfak.
Baca Juga: Masjidil Haram Siap Hadapi Musim Hujan, Jamaah Tetap Berhati-hati“Di Masjid Nabawi dan Masjid Haram tidak ada sama sekali kotak amal. Bisa dibayangkan, kalau misalkan ada, pasti bisa didapat beberapa miliar rupiah yang akan masuk ke situ. tetapi, tidak ada. Subhanallah, mantap ini masjid,” ujar Nashir.
(jqf)