Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 22 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Haedar Nashir: Transformasi Pendidikan dan Kesehatan Harus Libatkan Nilai Iman-Takwa

Muhajirin Kamis, 23 Februari 2023 - 14:25 WIB
Haedar Nashir: Transformasi Pendidikan dan Kesehatan Harus Libatkan Nilai Iman-Takwa
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. KH. Haedar nashir, menilai, proses transformasi pendidikan dan kesehatan nasional harus melibatkan nilai-nilai iman dan takwa. Hal itu sesuai dengan mandat konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Mandate tersebut termaktub dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28H ayat 1 yang berbunyi "setiap orang berhak hidup sejahtera lahir batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan."

Demikian juga pasal 31 ayat 2 dan 3 yang berbunyi "setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya (2), pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang diatur dengan undang-undang (3)."

Baca Juga: Wajah Tasawuf di Muhammadiyah, Tersembunyi di Balik Tembok Megah

Menurut Haedar, dasar konstitusi itu harus menjadi pondasi dari setiap proses rancang bangun dan langkah strategis. Termasuk dalam proses transformasi di bidang pendidikan dan kesehatan.

“Sering ada tarik-menarik antara dunia ideal dan langkah riil, kunci keseimbangan antara idealisme dan realitas ada di pihak leader atau pemimpin,” kata Haedar saat memberikan sambutan dalam Kuliah Umum ‘Transformasi Sistem Kesehatan Nasional’ yang diadakan Asosiasi Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan Muhammadiyah (APKKM), Selasa (21/2/2023).

Proses transformasi pendidikan dan kesehatan tidak bisa dilepaskan dari nilai iman, takwa, persatuan, ahlak mulia yang disebutkan dalam konstitusi. Transformasi pendidikan dan kesehatan tidak boleh terfokus pada misi opurtunistik dan pragmatik. Itu akan seperti sebuah rumah, terlihat tampak megah dan mewah, tetapi sejatinya tidak kokoh.

Baca Juga: Pembeda Muhammadiyah dengan Organisasi Lain

“Jika nilai-nilai itu ditinggalkan, maka bangunan kebijakan pendidikan dan kesehatan tidak akan berdiri kokoh,” ujar Haedar.

Selain itu, proses transformasi memerlukan pendekatan yang komprehensif dan simultan. Agar proses transformasi pendidikan dan kesehatan berjalan dengan baik, dibutuhkan juga transformasi birokrasi.

Maka itu, Haedar meminta bantuan dan dukungan semua pihak termasuk pemerintah agar misi pendidikan dan kesehatan bisa berjalan dengan lancar. Dua misi itu juga menjadi dua elemen yang menjadi fokus Muhammadiyah.

Baca Juga: Perkuat Kader Faqih, Muhammadiyah Perlu Perbanyak Pesantren

“Apa yang dilakukan Muhammadiyah ialah bisa mendukung proses pembangunan pendidikan dan kesehatan yang semakin akseleratif untuk hajat hidup orang banyak. Kita semua yakin bahwa setiap langkah yang dijalani, semoga dibukakan jalan oleh Allah karena kita bersungguh-sungguh,” ujar Haedar.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 22 Juni 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:19
Maghrib
17:51
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan