LANGIT7.ID, Jakarta - Seorang kakek bernama Ghazi Chehada (53 tahun) meninggal dunia di pinggiran Kota Makkah. Sang kakek bersepeda dari Hamburg ke Makkah dengan cita-cita ingin menunaikan ibadah
umrah.Ghazi memulai perjalanan pada 22 Oktober 2022 lalu dari Hamburg, Jerman. Dia mengayuh sepeda dengan penuh mimpi untuk menunaikan umrah. Setelah 73 hari di jalan, pengungsi Suriah itu meninggal dunia pada 17 Februari 2023 di pinggiran Makkah.
Berasal dari Homs, Ghazi lalu mencari suaka ke Hamburg, Jerman. Dia lalu memutuskan berangkat ke Masjid Haram di Makkah menggunakan sepeda. Dia sudah lama bermimpi untuk umrah, sehingga selalu mendokumentasikan dan diunggah di jejaring media sosial.
Baca Juga: Wamenag Gulirkan Ide Pembentukan Tim Umrah dan Haji Indonesia“Alhamdulillah, Anda telah mencapai tujuan Anda dan menginjakkan kaki di tanah suci. Anda mengenakan pakaian putih ihram Anda dan berangkat ke Masjidil Haram di Mekkah dan Allah memilih untuk membawa Anda kepada-Nya saat ini. Untuk pilihan ini, insya Allah, Anda akan berada di Jannah,” tulis seorang pengikut Ghazi di halaman Facebook.
Haji atau umrah merupakan ibadah yang menjadi mimpi setiap muslim. Dalam Islam, berkunjung ke Masjid Haram bukan sekadar ibadah sematan, tetapi undangan dari Allah Ta’ala.
وَاَذِّنْ فِى النَّاسِ بِالْحَجِّ يَأْتُوْكَ رِجَالًا وَّعَلٰى كُلِّ ضَامِرٍ يَّأْتِيْنَ مِنْ كُلِّ فَجٍّ عَمِيْقٍ ۙ
Baca Juga: Seorang Kakek Donasikan Tabungan Umrahnya untuk Korban Gempa Turki"Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, atau mengendarai setiap unta yang kurus, mereka datang dari segenap penjuru yang jauh." (QS Al-Hajj: 27)
(jqf)