LANGIT7.ID, Jakarta - Sebuah hal yang aneh jika seseorang ingin mendapatkan dukungan Allah, tetapi sehari-hari dia berjarak dengan-Nya. Bagaimana cara melibatkan Allah saat ada
masalah dengan orang lain?
Ustadz Hannan Attaki menjelaskan, salah satu cara mendekat kepada Allah adalah menjadi orang yang paling dekat dengan-Nya dalam setiap kebaikan. Artinya, menjadi orang yang bersegera kepada kebaikan.
“Jadi, kalau kita dekat sama Allah (ibaratnya) sama seperti kita dengan manusia. Kalau dekat dengan seseorang, kita gampang dapat perhatian dia, kalau kita dekat dengan seseorang kita mudah meminta tolong kepada dia,” ucap Ustadz Hannan di salah satu tausiahnya, dikutip Sabtu (18/3/2023).
Baca Juga: Solusi Atasi Masalah Rumah Tangga: Sabar dan Lihat Kebaikan PasanganOrang yang bersegera kepada kebaikan adalah orang yang dekat dengan Allah. Ketika seseorang sudah dekat dengan Allah dan menghadapi masalah dengan seseorang, dia dapat memanggil-Nya untuk meminta pertolongan dan bantuan.
“Karena orang yang bersegera dan berlomba-lomba dalam kebaikan, kata Allah, mereka itulah orang yang dekat di sisi Allah,” ujar Ustadz Hanan.
Cara kedua untuk melibatkan Allah adalah dengan menjadikan-Nya sebagai fokus dalam hidup sehari-hari. Seseorang harus belajar untuk menjadi orang yang layak diperhatikan oleh Allah. Untuk itu, jadilah orang yang berlomba-lomba dalam kebaikan dan bersegera untuk melakukan kebaikan.
Baca Juga: Cara Mudah Atasi Masalah, Introspeksi Hubungan dengan Allah SWT“Jangan ragu untuk membantu orang lain dan melakukan kebaikan saat ada kesempatan, sehingga ketika seseorang sudah dekat dengan Allah, dia dapat dengan mudah memanggil Allah dan langsung terlibat dalam masalah yang dihadapi,” ujar Ustadz Hanan Attaki.
Dengan mendekat dan menjadikan Allah sebagai fokus dalam hidup, seseorang dapat melibatkan Allah dalam setiap aspek hidupnya. Dukungan, pertolongan, dan pembelaan dari Allah dapat didapatkan oleh orang yang dekat dengan-Nya.
“Oleh karena itu, jangan menjauh dari Allah dalam kehidupan sehari-hari. Dua tips ini saya pikir udah menjadi sebuah motivasi buat kita untuk melibatkan Allah dalam kehidupan kita,” tutur Ustadz Hannan.
(jqf)