Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Rektor UII: Kemanusiaan Berada di Jantung Psikologi Islam

Muhajirin Kamis, 13 Juli 2023 - 15:20 WIB
Rektor UII: Kemanusiaan Berada di Jantung Psikologi Islam
Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Fathul Wahid
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Rektor Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Fathul Wahid, mengatakan, kemanusiaan sebenarnya berada di jantung psikologi Islam. Hal tersebut bukan hanya tentang ide, tapi tentang kesadaran baru bahkan gerakan kolektif untuk mengatasi berbagai masalah kemanusiaan.

Meski definisi kemanusiaan masih terus menjadi bahan diskusi, namun secara umum kemanusiaan dapat merujuk pada dua entitas yakni orang dan karakternya. Manusia adalah umat manusia yang mencakup semua orang di bumi atau manusia secara kolektif. Kemudian, kemanusiaan mengacu pada kebajikan dan kualitas diri seorang manusia.

"Karena itu, kami kemudian menempatkan kemanusiaan di jantung psikologi Islam. Bisa dikatakan, memang seharusnya begitu sejak awal. Tapi, bagi saya, ini bukan hanya tentang ide, ini tentang kesadaran baru, bahkan tentang gerakan kolektif untuk mengatasi berbagai masalah kemanusiaan," kata Fathul dalam sambutan pembukaan The 4th International Intensive Course on Islamic Psychology, dikutip Kamis (13/7/2023).

Fathul lalu mengutip laporan khusus dari Monitor on Psychology, sebuah majalah yang dipantau oleh American Psychological Association (APA). Di sampul majalah tersebut tertulis 'Publicly Engaged Science.

Baca juga:500 Ulama Berkumpul di Ponpes Sunan Drajat Bahas Tantangan Kebangsaan dan Keumatan

Majalah tersebut menyeru para psikolog untuk lebih memperhatikan masalah-masalah sosial, bebragai persoalan yang dihadapai masyarakat. Psikologi publik menngadvokasi perubahan paradigma ke arah menempatkan masalah sosial di pusat penelitian psikologi.

Berdasarkan artikel ulama di majalah tersebut, Fathul mengungkapkan, pekerjaan psikologi publik dipandu oleh empat prinsip. Pertama, pemusatan masalah sosial sebagai penggerak utama kegiatan penelitian, pengajaran, dan pengabdian.

Kedua, melibatkan publik yang beragam di setiap tahapan proses penelitian, mulai dari pengembangan hingga diseminasi. Ketiga, mengomunikasikan dan mendemokratisasi pengetahuan psikologi melalui percakapan dan kolaborasi dengan publik. Keempat, memikirkan kembali apa itu psikologi, termasuk kapan dan di mana pekerjaan psikologi terjadi.

"Lalu, saya berpikir bagaimana menyelaraskan 'pesan kemanusiaan' dengan gerakan ini. Kita tidak bisa menyelesaikan masalah dunia sendiri, kita harus bergandengan tangan dengan aktor lain," ujar Fathul.

Jika psikologi Islam dapat menyebarkan dan memperkuat pesan penting kepada khalayak lebih luas, maka itu kesempatan bagi psikologi Islam berkontribusi secara signifikan dalam mengatasi isu-isu global yang relevan, termasuk ketidakadilan, ketimpangan, rasisme, dan diskriminasi yang menghantui masyarakat saat ini.

"Inilah pertanyaan saya yang menggelitik, 'Bagaimana psikologi Islam dapat berkontribusi untuk menginspirasi, memimpin, dan memberikan solusi pelengkap atau alternatif untuk berbagai masalah yang dihadapi umat manusia," tutur Fathul.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)