LANGIT7.ID - , Jakarta - Pelatih tim nasional Indonesia U-20
Shin Tae Yong mempertimbangkan cara atlet menjalani
puasa Ramadhan 1444 Hijriah. Shin Tae Yong berharap para pemain asuhannya Indonesia dapat tidak puasa.
Timnas U-20 akan menjalani pemusatan latihan (TC) yang berbarengan dengan ibadah puasa
bulan suci Ramadhan 1444 Hijriah. TC ini digelar sebagai persiapan Timnas Indonesia U-20 sebelum turun di Piala Dunia U-20 2023 yang digelar di Indonesia pada 20 Mei hingga 11 Juni 2023.
Baca juga: 7 Tips Persiapkan Outfit Ramadhan dan Buka Puasa Bersama"Memang agak sulit juga bagi saya. Karena para pemain seharusnya bisa makan tepat waktu. Kalau tanpa makan mereka harus lari dan bertanding itu agak sulit buat pemain," ungkap Shin Tae-yong, mengutip dari Antara.
Pelatih asal
Korea Selatan itu akan berkomunikasi dengan ulama dan otoritas terkait mencari solusi terkait berbarengannya masa persiapan tim menuju Piala Dunia U-20 dengan datangnya bulan Ramadhan.
"Jadi, saya memang harus berkoordinasi dulu sama pemimpin agama dan pemain juga biar bisa fokus pada hari pertandingan, dan satu hari sebelumnya. Biar kita fokus ke pertandingan," kata dia.
Buya Yahya menjelaskan bahwa atlet tetap wajib menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Puasa wajib ditunaikan setiap muslim apapun profesinya.
Baca juga: Sambut Ramadhan, Chelsea Bakal Gelar Buka Puasa di Stadion Stamford BridgeNamun, Buya Yahya menerangkan bahwa ada keringanan bagi atlet atau para pekerja yang tidak sanggup meneruskan puasanya. Mereka dibenarkan berbuka puasa siang hari atau sebelum waktu berbuka puasa saat Maghrib.
“Tetap wajib puasa dari pagi, kalau tiba-tiba di tengah perjalanan puasanya (dia) lapar, enggak kuat lemas, baru boleh buka,” kata Buya Yahya dalam rekaman video ceramah Al Bahjah Tv dikutip Selasa (21/3/2023).
“Anda atlet berolahraga, latihan dari pagi (wajib) puasa dong, puasa serius. Bisa gol (puasanya) sampai waktu berbuka Alhamdulillah.”
Buya mengatakan, atlet muslim yang sengaja tidak puasa hukumnya dosa. Seolusinya, atlet harus tepat berpuasa, tapi boleh berbuka apabila tidak bisa meneruskan puasanya karena energinya terkuras dan sebagainya.
“Tapi kalau belum apa-apa dari pagi langsung enggak puasa, enggak boleh. Jadi harus puasa dari pagi,” tutur Buya.
Baca juga: Konsumsi Pisang saat Sahur dan Berbuka Bikin Kenyang Lebih Lama(est)