Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

MTI: Jalan Tol Masih Pilihan Favorit Pemudik Lebaran 2023

Muhajirin Kamis, 23 Maret 2023 - 12:20 WIB
MTI: Jalan Tol Masih Pilihan Favorit Pemudik Lebaran 2023
Ilustrasi kepadatan jalan tol. Foto: Langit7/iStock.
LANGIT7.ID, - Jakarta - Wakil Ketua Bidang Penguatan dan Pengembangan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno menyebut jalan tol Trans-Jawa masih menjadi pilihan utama pemudik Lebaran. Menurutnya masyarakat masih menganggap tol akan melancarkan perjalanan.

"Tol Trans-Jawa masih akan menjadi jalur favorit untuk arus mudik Lebaran 2023. Jalur tol tersebut diproyeksikan akan dilintasi sekitar 9,2 juta orang. Namun, pemudik diimbau tidak hanya mengandalkan jalan tol, tetapi memilih jalur-jalur alternatif untuk menekan risiko kemacetan panjang di ruas tol," kata Djoko Setijowarno dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (23/3/2023).

Baca juga: 123,8 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran 2023

Ia pun menyebut sejumlah alasan seperti kelancaran, kenyamanan, keamanan, dan keselamatan menjadi pertimbangan masyarakat menggunakan jalan tol.

Namun, lanjut Djoko, makin banyak pengendara memilih jalan tol berimbas pada kemacetan lalu lintas pada saat mudik Lebaran. Sementara, memilih jalan alternatif harus berhati-hati dengan sepeda motor. Jika malam hari masih ada jalan alternatif yang belum dilengkapi dengan rambu dan lampu penerangan jalan.

"Kemacetan saat mudik tidak bisa dihindari atau dihilangkan. Yang perlu dilakukan adalah mengendalikan kemacetan lalu intas yang terjadi dan fokus pada keselamatan. Jalan di Indonesia baik jalan tol maupun arteri bukan dirancang untuk volume lalu lintas seperti lebaran yang volume luar biasa dalam waktu singkat bergerak bersama, sehingga pengendalian dan pengaturan yang perlu dimatangkan," terang akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata ini.


Jalur alternatif

Menurut Djoko, perjalanan melewati jalan tol atau bebas hambatan tidak selalu lebih lancar. Ia pun menyarankan pada masyarakat untuk menggunakan jalan arteri, seperti pantura dan pansel Jawa. Pada arus mudik tahun 2022, penggunaan jalan arteri pantura Jawa tergolong relatif lebih lancar ketimbang jalan tol.

"Penghubung jalur utara dan selatan Jawa belum bagus, sehingga pilihannya masih di pantura. Jalan Tol Bocimi (Bogor-Ciawi-Sukabumi) belum selesai dan rencana Tol Cigatas (Cileunyi-Garut-Tasikmalaya-Cilacap) belum terealisasi. Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuhan) sudah dapat digunakan, mengurangi volume lalu lintas di Tol Cipali (Cikopo-Palimanan) dan Tol Cipularang (Cikampek-Purwakarta-Padalarang) untuk kendaraan yang berasal dari Bandung akan ke Jateng, Jatim dan DI Yogyakarta," urainya.

Baca juga: Kaleidoskop PUPR: 10 Ruas Jalan Tol Beroperasi Sepanjang Tahun 2022

Djoko menilai pemudik sering memandang (akses) tol itu cepat. Akhirnya, sebagian besar memilih tol, sehingga pergerakan di tol menjadi lambat. Di sisi lain, area istirahat di tol kerap penuh dan menjadi sumber kemacetan.

"Sejumlah rest area yang disediakan di jalan tol untuk kondisi lalu lintas normal. Sementara pada musim Lebaran, lalu lintas kendaraan yang melewati jalan tol akan di atas kondisi normal," imbuh Djoko.

Terkait fakta tersebut, Djoko melihat perlu langkah antisipasi dari pemerintah dengan menambah fasilitas di tempat istirahat (rest area), seperti toilet, khususnya jumlah toilet untuk perempuan harus lebih banyak dari jumlah toilet untuk laki-laki. Juga dibangun rest area tambahan di beberapa tempat yang cukup menyediakan toilet.

Kemudian solusi lain yang ditawarkan Djoko adalah menambah rest area di luar tol namun masih berdekatan dengan pintu tol. Bila ini dilakukan, maka dapat meminimalisir terjadinya kemacetan.

"Dengan demikian, tidak terjadi pemanfaatan bahu jalan tol untuk beristirahat yang memicu kemacetan. Bahu jalan tol harus bersih dari lalu lintas kendaraan yang tidak diijinkan. Bahu jalan tol digunakan untuk aktivitas darurat," sarannya.

Untuk penyediaan rest area sementara , Djoko menyarankan untuk menggandeng Pemda setempat. Ia pun mencontohkan rest area yang dekat pintu tol.

"Rest area yang dekat pintu tol berada di di pintu Tol Salatiga. Tidak sampai 500 meter sudah berjajar sejumlah rumah makan hingga SPBU dengan halaman parkir kendaraan yang mencukupi untuk kendaraan pengunjungnya," tambah Djoko.

Baca juga: Sosok Jusuf Hamka, Bos Jalan Tol yang Pilih Hidup Sederhana

Kemudian, di jalan alternatif, jalan provinsi di Jawa Tengah sudah tersedia rest area di luar tol, yaitu rest area Kopeng yang terletak di ruas jalan Boyolali-Selo-Magelang, dekat pertigaan Salatiga.

"Jika pemudik keluar pintu Tol Salatiga akan menuju Magelang lewat jalan provinsi ini dapat beristirahat menikmati suasana alam pegunungan," katanya.

Djoko menjelaskan, rest area Kopeng dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dengan melibatkan masyarakat setempat untuk mengisi sejumlah gerai yang disediakan. Saat ini, area tersebut masih dalam tahap penyelesaian, diharapkan sebelum masa mudik Lebaran 2023 sudah bisa digunakan. Rest area seperti ini bisa sebagai contoh pengembangan ekonomi kerakyatan dan dapat dibangun di jalan provinsi yang lain.

"Jika rest area masih penuh, pengguna jalan bisa keluar tol untuk cari alternatif tempat istirahat dan selanjutnya masuk lagi ke tol. Biaya keluar-masuk tol tidak akan lebih mahal," terangnya.

Idealnya, menurut Djoko, kawasan rest area memisahkan antara ruang parkir dengan ruang aktivitas. Sejumlah rest area yang baru dibangun sudah seperti ini. Bahkan ada rest area yang menyediakan tempat istirahat bagi pengemudi truk. Contohnya, rest area yang dikelola PO Bus Rosalia Indah terletak di Km 319 jalur B (Kab. Pemalang). Disediakan pula kamar mandi dilengkapi shower air hangat.

Baca juga: Anggaran Subsidi BBM Bisa untuk Bangun Banyak Jalan Tol dan Rumah Sakit

Selain itu, lanjut Djoko, informasi dari para pengemudi truk masih ada kawasan rest area yang kurang aman dan nyaman bagi pengemudi truk, terutama di rest area yang terletak di ruas jalan Tol Jakarta – Merak. Perlengkapan kendaraan bisa hilang, seperti ban.

Informasi tentang kondisi rest area di jalan tol dapat dengan mudah diketahui pengguna tol, sehingga pemudik dapat dengan segera mengambil keputusan keluar tol untuk mencari tempat istirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)