Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Inggris Kucurkan Dana Rp600 Miliar untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak Asia Tenggara

tim langit 7 Jum'at, 12 Mei 2023 - 10:28 WIB
Inggris Kucurkan Dana Rp600 Miliar untuk Pemberdayaan Perempuan dan Anak Asia Tenggara
Sejumlah anak melakukan aktifitas belajar.Foto/Ruang Guru
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Inggris mengucurkan dana pendidikan £30 juta setara Rp 600 miliar untuk pemberdayaan perempuan dan anak perempuan di Asia Tenggara. Pernyataan ini diumumkan Menteri Negara Inggris untuk Pembangunan Andrew Mitchell pada Education World Forum (EWF) di London minggu ini.

EWF merupakan pertemuan internasional terbesar para menteri pendidikan di dunia yang juga dihadiri oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Nadiem Makarim .

Program lima tahun ini adalah yang pertama dari serangkaian program baru ASEAN-Inggris yang dirancang untuk memenuhi komitmen Inggris sebagai Mitra Dialog.

Program ini akan berfokus pada empat bidang utam yaitu pembelajaran dasar; anak perempuan yang putus sekolah dan anak-anak penyandang disabilitas; kesetaraan gender dalam keterampilan dan pekerjaan digital; dan memungkinkan mereka bekerja pada teknologi pendidikan.

Pendanaan Inggris yang baru akan membantu mengatasi hambatan-hambatan dalam pendidikan termasuk kualitas sekolah yang rendah, kurangnya pembelajaran dan akses ke sekolah yang terbatas di daerah pedesaan di kawasan ASEAN.

Baca juga:KTT ASEAN 2023 Sepakati Perlindungan Pekerja Migran dan Penyelesaian Konflik Myanmar

Keahlian Inggris akan membantu sekolah meningkatkan kualitas pengajaran melalui perencanaan pelajaran dan dukungan di kelas yang artinya program ini akan secara langsung mendukung kemajuan dari komitmen pembangunan internasional Inggris untuk 40 juta lebih banyak anak perempuan bersekolah dan 20 juta lebih banyak anak perempuan yang membaca.

Menteri Pembangunan Andrew Mitchell mengatakan, kesetaraan gender yang lebih besar membawa kebebasan, meningkatkan kemakmuran, dan memperkuat keamanan global. Negara-negara tidak dapat berkembang jika separuh populasinya tidak dapat mewujudkan potensi penuh mereka,".

"Ini berarti kita harus bekerja dalam kemitraan dengan negara-negara untuk menyediakan pendidikan berkualitas bagi semua dengan fokus pada anak perempuan untuk mengatasi hambatan yang mereka hadapi termasuk kekerasan, kemiskinan, norma gender yang berbahaya, dan perubahan iklim. Kami bekerja sama dengan mitra di seluruh Asia Tenggara untuk mengatasi krisis pembelajaran dan meningkatkan pendidikan serta kesempatan kerja perempuan dan anak perempuan di masa depan, untuk memastikan masa depan yang sejahtera.” ujarnya

Meskipun ini adalah yang pertama dari rangkaian program baru ASEAN-UK, Inggris telah bekerja sama dengan Indonesia untuk memberdayakan perempuan dan anak perempuan melalui pendidikan dan literasi digital.

Program Akses Digital di Indonesia mendorong transformasi digital yang inklusif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan melalui proyek-proyek yang berfokus pada peningkatan konektivitas internet di masyarakat pedesaan, literasi digital bagi yang kurang terlayani, dan peningkatan keterampilan pengusaha perempuan yang terpinggirkan dalam bisnis, keuangan, dan teknologi digital.

Selama dua tahun terakhir, Inggris mengeluarkan £1,2 juta untuk mendukung inklusi digital di seluruh Indonesia, dengan sekitar 6.000 perempuan mendapatkan manfaat langsung dari peningkatan konektivitas, keterampilan, konten, dan layanan digital.

Program Keterampilan untuk Kemakmuran Inggris di Indonesia telah mendukung lebih banyak perempuan dan anak perempuan dalam mengembangkan keterampilan mereka untuk bergabung dengan tenaga kerja sektor maritim dan mendorong lebih banyak pengusaha perempuan untuk memulai bisnis pariwisata baru di wilayah pesisir.

“Ini adalah awal yang baik untuk memenuhi peran kami dalam Kemitraan Dialog ASEAN-Inggris: kami berkomitmen dalam Rencana Aksi kami untuk memperdalam kerja sama untuk pendidikan anak perempuan. Program lima tahun ini akan dijalankan dalam kemitraan dengan British Council, South East Asian Ministers of Education Organisation (SEAMEO) dan Edtech (Education-Technology) Hub. Kami akan memastikan bahwa perempuan dan anak perempuan berada di jantung pekerjaan kami seraya kami terus menjalankan berbagai program untuk mendukung kemitraan kami dengan ASEAN.” kata Duta Besar Inggris untuk ASEAN Sarah Tiffin

Sementara Direktur Pembangunan Inggris untuk Indonesia Amanda McLoughlin mengatakan, pendanaan baru Inggris untuk meningkatkan kesempatan untuk memperoleh pendidikan bagi perempuan dan anak perempuan di Asia Tenggara ini merupakan contoh nyata dari visi baru Inggris dalam Pembangunan Internasional.

"Kami bekerja sangat erat dengan Indonesia untuk memberdayakan perempuan dan anak perempuan melalui pendidikan dan literasi digital serta mendorong inklusi komunitas terpencil dan minoritas, kaum miskin di perkotaan, dan anak-anak penyandang disabilitas. Dalam perannya sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Indonesia dapat menjadi teladan di kawasan dalam upaya mengubah sistem pendidikan dan menyediakan pendidikan berkualitas bagi sebagian besar perempuan dan anak perempuan yang terpinggirkan," terangnya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)