LANGIT7.ID, Makassar - Klenteng bukan lagi sekadar rumah ibadah di Indonesia. Ada ciri khas arsitektur Tiongkok pada bangunan ini yang ikut mempengaruhi sekitarnya. Salah satu yang mengadopsinya yakni masjid yang dibangun Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sulawesi Selatan
Tapi tak hanya gaya khas Klenteng, masjid di bawah naungan yayasan Muh Cheng Hoo ini juga terlihat mengusung budaya Timur Tengah lewat kehadiran elemen-elemen geometris.
Uniknya sentuhan lokal masih ada. Meskipun dari depan terlihat perpaduan dua budaya luar Nusantara, ada ciri khas tata letak Bugis-Makassar, yakni sulapa appa’ atau dalam bahasa Indonesia berarti persegi empat yang dimaknai empat arah penjuru mata angin.
Keistimewaan lain yakni perpaduan keduanya pada desain bangunan masjid muncul dengan gaya modern kontemporer. Alhasil masjid terlihat sangat kekinian.
Desain mesjid dengan sentuhan arsitektur China memang sengaja dipilih sebagai identitas pihak pendirinya sebagai komunitas muslim Tionghoa. Kehadiran kuat terutama pada kubah unik berbentuk pagoda susun tiga.
![Masjid Cheng Hoo Makassar, Duet Tiongkok dan Timur Tengah Gaya Modern]()
Sementara elemen heptagonal pada area masuk dan lapisan kerampik bermotif mengacu ciri khas seni geometris Islami. Kehadiran keramik juga menjadi kelebihan desain masjid , selain mengingatkan sentuhan mosaik Timur Tengah juga memberi kesan dingin pada bangunan.
Masjid berlantai dua dengan luas 24 X 24 meter dan berdiri kokoh di atas luas lahan 3000 meter persegi. Secara struktur, masjid ini ditopang empat tiang utama. Lantai dua diperuntukkan bagi jamaah wanita.
Masjid mulai dibuka untuk umum sejak dua tahun terakhir ini. Bangunan didominasi warna-warna merah dan kuning dengan aksen warna hijau, terlihat pada warna bagian dinding luar mesjid.
Saat pengunjung melangkah ke dalam masjid, perpaduan warna putih dan coklat terlihat mendominasi, Bukaan lebar dan tinggi dengan teralis geometri, berjajar di kanan dan kiri bangunan berfungsi sebagai penghawaan dalam masjid
![Masjid Cheng Hoo Makassar, Duet Tiongkok dan Timur Tengah Gaya Modern]()
Masjid berkapasitas 1.500 orang sejak awal berdiri di Jalan Metro Tanjung Bunga, telah menarik perhatian banyak orang, bukan hanya warga Makassar.
Sudah ada dua masjid berasitektur mirip klenteng di Makassar. Selain masjid ini satu lagi terletak di Jalan Tun Abdul Razak kabupaten Gowa.
(foto-foto: langit7.id/andi amriani)(arp)